CIANJUREKSPRES.ID – Seorang pria berinisial BS (39), warga Kampung Cipadang, Desa Kanoman, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, ditemukan meninggal dunia di kediamannya pada Rabu 10 Juni 2026, sekitar pukul 12.30 WIB.
Kapolsek Cibeber, Kompol Tio, mengatakan, pihaknya menerima laporan terkait penemuan korban dan langsung mendatangi lokasi bersama petugas identifikasi Polres Cianjur untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Piket Polsek Cibeber bersama Unit Identifikasi Polres Cianjur telah melakukan pemeriksaan di lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat,” ujarnya kepada wartawan, Kamis 11 Juni 2026.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban pertama kali ditemukan oleh ibunya, Ratna (64), di rumah mereka yang berada di Kampung Cipadang RT 03/RW 03, Desa Kanoman, Kecamatan Cibeber.
Polisi kemudian melakukan pemeriksaan awal dengan melibatkan tenaga medis dari Puskesmas Cibaregbeg. Dari hasil pemeriksaan sementara, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Namun, petugas menemukan bekas luka di bagian leher yang diduga berkaitan dengan penyebab kematian.
Menurut keterangan yang diperoleh di lokasi, korban diduga tengah mengalami persoalan pribadi sebelum ditemukan meninggal dunia. Meski demikian, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman guna memastikan rangkaian peristiwa yang terjadi.
“Petugas telah melakukan langkah-langkah kepolisian sesuai prosedur, termasuk meminta keterangan dari sejumlah saksi,” kata Kompol Tio.
Sementara itu, pihak keluarga menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah korban. Penolakan itu dituangkan dalam surat pernyataan yang disampaikan kepada pihak berwenang.
Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah korban diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. Polisi memastikan penanganan peristiwa tersebut dilakukan sesuai prosedur yang berlaku.












