CIANJUREKSPRES.ID- Harga bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah SPBU di Indonesia masih menjadi perhatian masyarakat, terutama bagi pengguna kendaraan pribadi maupun pelaku usaha yang bergantung pada mobilitas harian. Per Senin, 8 Juni 2026, sejumlah operator SPBU seperti Pertamina, BP-AKR, Shell, dan Vivo masih memberlakukan harga yang berlaku pada awal bulan ini.
Berdasarkan informasi terbaru, harga BBM di berbagai SPBU menunjukkan variasi sesuai jenis dan kualitas bahan bakar yang ditawarkan.
Harga BBM Pertamina Hari Ini
Berikut daftar harga BBM Pertamina yang berlaku pada 8 Juni 2026:
- Pertalite: Rp10.000 per liter
- Pertamax: Rp12.300 per liter
- Pertamax Turbo: Rp20.750 per liter
- Pertamax Green 95: Rp12.900 per liter
- Biosolar Subsidi: Rp6.800 per liter
- Dexlite: Rp23.000 per liter
- Pertamina Dex: Rp24.800 per liter
- Pertamax Pertashop: Rp12.200 per liter
Harga BBM BP-AKR Hari Ini
Sementara itu, harga BBM yang dijual di jaringan SPBU BP-AKR adalah sebagai berikut:
- BP 92: Rp12.390 per liter
- BP Ultimate: Rp12.930 per liter
- BP Ultimate Diesel: Rp25.060 per liter
Harga BBM Shell Hari Ini
Untuk SPBU Shell, saat ini produk yang tercatat memiliki harga resmi adalah:
- Shell V-Power Diesel: Rp24.490 per liter
Sedangkan harga Shell Super, Shell V-Power, dan Shell V-Power Nitro+ belum tercantum dalam pembaruan harga terbaru.
Harga BBM Vivo Hari Ini
Adapun harga BBM di SPBU Vivo per 8 Juni 2026 sebagai berikut:
- Revvo 92: Rp12.390 per liter
- Diesel Primus: Rp30.890 per liter
Sementara harga Revvo 95 belum tercantum dalam pembaruan terbaru perusahaan.
Pertalite dan Pertamax Masih Jadi Pilihan Utama
Di tengah beragam pilihan BBM yang tersedia, Pertalite dan Pertamax masih menjadi produk yang paling banyak digunakan masyarakat Indonesia. Dengan harga Rp10.000 per liter, Pertalite tetap menjadi pilihan ekonomis bagi kendaraan harian, sedangkan Pertamax dengan RON 92 dipasarkan seharga Rp12.300 per liter.
Masyarakat diimbau untuk memilih jenis BBM sesuai rekomendasi pabrikan kendaraan agar performa mesin tetap optimal serta konsumsi bahan bakar lebih efisien.
Harga BBM dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kebijakan masing-masing perusahaan serta perkembangan harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah.












