7 Penyebab Vertigo yang Sering Tidak Disadari

7 Penyebab Vertigo yang Sering Tidak Disadari

CIANJUREKSPRES.ID- Vertigo kerap disalahartikan sebagai pusing biasa. Padahal, vertigo adalah sensasi seolah lingkungan sekitar berputar atau tubuh terasa melayang, yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.

Selama ini, vertigo sering dikaitkan dengan gangguan telinga bagian dalam atau tekanan darah rendah. Namun, ada sejumlah penyebab vertigo lain yang jarang diketahui masyarakat, tetapi cukup berpengaruh terhadap kondisi tubuh.

1. Gangguan Saraf Leher (Cervicogenic Vertigo)

Vertigo tidak selalu berasal dari telinga. Masalah pada tulang leher atau otot leher, seperti postur tubuh yang buruk, cedera, atau ketegangan otot berkepanjangan, dapat mengganggu aliran sinyal saraf ke otak. Kondisi ini sering dialami oleh orang yang terlalu lama menunduk, bekerja di depan layar, atau jarang melakukan peregangan.

2. Dehidrasi Ringan yang Diabaikan

Kurangnya cairan tubuh tidak hanya menyebabkan lemas, tetapi juga dapat memicu vertigo. Dehidrasi ringan dapat menurunkan volume darah dan mengganggu keseimbangan elektrolit, sehingga aliran darah ke otak tidak optimal. Gejala ini sering muncul tanpa disadari, terutama pada orang yang jarang minum air putih.

3. Efek Samping Obat-obatan Tertentu

Beberapa jenis obat, seperti obat tekanan darah, antibiotik tertentu, obat penenang, hingga obat anti-kejang, dapat memengaruhi sistem keseimbangan tubuh. Vertigo akibat obat sering kali muncul perlahan dan dianggap sebagai efek kelelahan biasa, padahal merupakan reaksi tubuh terhadap zat aktif tertentu.

4. Gangguan Kecemasan dan Stres Berlebihan

Kondisi psikologis ternyata memiliki peran besar terhadap keseimbangan tubuh. Stres kronis dan gangguan kecemasan dapat memicu vertigo melalui perubahan pernapasan, ketegangan otot, dan respons sistem saraf. Vertigo jenis ini sering muncul tiba-tiba, disertai rasa panik, jantung berdebar, dan keringat dingin.

5. Gangguan Penglihatan yang Tidak Terkoreksi

Mata berperan penting dalam menjaga keseimbangan. Gangguan penglihatan seperti minus, silinder, atau mata lelah yang tidak dikoreksi dengan baik dapat membuat otak menerima informasi visual yang keliru. Akibatnya, tubuh mengalami disorientasi yang memicu vertigo, terutama saat bergerak atau berpindah posisi.

6. Perubahan Hormon

Perubahan hormon, khususnya pada perempuan, dapat memicu vertigo. Masa menstruasi, kehamilan, hingga menopause sering kali memengaruhi keseimbangan cairan dan tekanan darah. Hal ini membuat sebagian orang mengalami vertigo meski tidak memiliki gangguan telinga.

7. Kurang Tidur dan Pola Istirahat Buruk

Tidur yang tidak cukup dapat mengganggu fungsi otak dan sistem saraf pusat. Kondisi ini membuat tubuh sulit menjaga keseimbangan, terutama saat bangun tidur atau melakukan gerakan mendadak.

8. Masalah Gula Darah

Kadar gula darah yang terlalu rendah atau tidak stabil dapat memicu rasa berputar dan kehilangan keseimbangan. Penyebab ini sering tidak disadari, terutama pada orang yang melewatkan waktu makan atau memiliki pola makan tidak teratur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *