7.007 PPPK Paruh Waktu Cianjur Bakal Dilantik 20 Desember 2025

BKPSDM
Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Cianjur.(Cianjur Ekspres/Fauzi Noviandi)

CIANJUREKSPRES.ID – Pemerintah Kabupaten Cianjur tengah mematangkan persiapan pelantikan besar-besaran bagi 7.007 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu yang dijadwalkan berlangsung pada 20 Desember 2025.

Ribuan pegawai tersebut akan mengisi berbagai kebutuhan pelayanan publik, mulai dari sektor pendidikan, kesehatan, hingga teknis perangkat daerah.

Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian, dan Informasi Kepegawaian (PPIK) BKPSDM Cianjur, Andi Juandi, mengatakan, pelantikan ini mencakup lima kelompok formasi yang telah melalui proses penetapan sebelumnya.

“Total 7.007 PPPK Paruh Waktu akan dilantik. Rinciannya tenaga kesehatan 1.170 orang, tenaga teknis 616 orang, guru 1.058 orang, tenaga teknis perangkat daerah 2.396 orang, serta tenaga pendidik dan kependidikan di Dinas Pendidikan sebanyak 1.764 orang,” jelasnya, Kamis 11 Desember 2025.

Andi juga menyinggung persoalan guru honorer yang masih berada di luar skema PPPK. Menurutnya, secara regulasi nasional, status honorer berakhir pada 31 Desember 2023. Namun, sejumlah guru tetap dapat bekerja karena menerima gaji melalui skema sertifikasi dari pemerintah pusat.

“Secara aturan, honorer sudah tidak ada lagi. Tapi guru yang digaji melalui sertifikasi tetap sah karena tidak membebani APBD,” paparnya.

Meski demikian, kebutuhan tenaga pendidik di Cianjur masih sangat besar. Andi mengungkapkan sejumlah sekolah hanya memiliki seorang guru berstatus PNS, sehingga kekurangan tenaga pendidikan masih menjadi tantangan utama.

Terkait peluang rekrutmen ASN di tahun 2026, dia memastikan bahwa Cianjur hampir dipastikan tidak mendapatkan formasi baru. Proses pengadaan ASN biasanya dimulai pada Maret tahun sebelumnya, sementara hingga kini tidak ada tanda-tanda proses tersebut berjalan.

“Kalaupun ada rekrutmen, biasanya bersifat mandatori dari pusat untuk kebutuhan mendesak seperti tenaga kesehatan. Tapi dari usulan daerah, tahun 2026 tidak ada,” ujarnya.

Untuk pelantikan 20 Desember mendatang, Pendopo Cianjur menjadi lokasi yang disiapkan. Waktu kegiatan masih menunggu penyesuaian karena bersamaan dengan agenda pemerintah daerah lainnya.

“Informasi sementara, pelantikan digelar di Pendopo. Kemungkinan pagi hari, atau setelah agenda lain selesai,” kata Andi.

Dengan pelantikan ini, Pemerintah Kabupaten Cianjur berharap pelayanan publik dapat semakin optimal di tengah keterbatasan SDM yang masih menjadi persoalan di berbagai sektor.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *