Soal Imbauan Lawan Begal, Kapolres Cianjur Tekankan Keselamatan dan HAM

Kapolres Cianjur AKBP Akhmad Alexander Yurikho Hadi. (Foto : Cianjur Ekspres/Akmal Esa Nugraha)

CIANJUREKSPRES.ID – Kapolres Cianjur AKBP Akhmad Alexander Yurikho Hadi, merespons arahan Kapolda Jawa Barat terkait imbauan kepada masyarakat agar tidak ragu melakukan tindakan tegas dan terukur terhadap pelaku begal demi melindungi diri.

Menurutnya, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan hak sekaligus kewajiban seluruh warga negara. Namun, tindakan yang dilakukan masyarakat tetap harus mengedepankan keselamatan diri dan tidak mengabaikan hak asasi manusia (HAM)

“Pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat itu hak dan kewajiban seluruh warga negara. Karena keamanan dan ketertiban bukan hanya dinikmati aparat penegak hukum, tetapi seluruh masyarakat,” katanya, belum lama ini.

Dia menilai kasus pembegalan di Kabupaten Cianjur masih dapat dikendalikan dan diungkap oleh kepolisian, bahkan jumlahnya tidak sebanyak di sejumlah daerah lain.

“Kalau terjadi pembegalan di Cianjur, insyaallah dapat kami ungkap. Statistiknya juga tidak sebanyak di tempat lain,” ujar Kapolres.

Meski begitu, dia mengimbau masyarakat untuk mengutamakan keselamatan apabila menjadi korban tindak kejahatan.

“Kami tidak berbicara soal membuat pelaku mati atau hal lainnya. Yang terpenting masyarakat bisa menyelamatkan diri terlebih dahulu. Syukur apabila kemudian bisa turut membantu mengamankan pelaku,” katanya.

Menurutnya, setiap pelaku tindak pidana tetap memiliki hak asasi manusia sehingga penanganannya harus sesuai ketentuan hukum.

“Yang dibenci bukan orangnya, yang dilarang bukan orangnya, tetapi perbuatan jahatnya. Maka yang dihukum adalah perbuatan jahatnya, bukan orangnya,” tutur Kapolres.

Di sisi lain, dia menegaskan Polres Cianjur tidak akan memberikan toleransi terhadap kepemilikan senjata tajam tanpa hak sebagai upaya mencegah aksi kriminalitas.

“Tidak ada alasan ataupun sikap permisif terhadap kepemilikan senjata tajam. Kami sudah mengamankan beberapa orang yang membawa senjata tajam meskipun belum digunakan untuk melukai korban,” katanya.

Dia menuturkan, untuk menjaga situasi tetap kondusif, Polres Cianjur juga mengintensifkan patroli selama 24 jam.

“Tidak ada waktu kosong tanpa patroli. Siang, malam hingga dini hari seluruh personel bergerak sesuai jadwal untuk memastikan keamanan masyarakat,” katanya.

Dia pun mengajak masyarakat berperan aktif menjaga keamanan lingkungan dengan segera melaporkan setiap aktivitas yang mencurigakan kepada kepolisian.

“Prinsipnya kamtibmas adalah milik semua orang. Kalau terwujud, maka seluruh masyarakat yang akan merasakan manfaatnya. Mari bersama-sama menjaga keamanan di Kabupaten Cianjur,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *