CIANJUREKSPRES.ID- Film Dusun Mayit menghadirkan kisah horor petualangan yang memadukan misteri alam, kepercayaan mistis, dan teror supranatural yang mencekam. Diproduksi oleh Hitmaker Studios, film berdurasi 1 jam 35 menit ini disutradarai oleh Rizal Mantovani dan diproduseri oleh Rocky Soraya, sosok yang dikenal lewat deretan film horor sukses Indonesia.
Cerita berpusat pada empat sahabat, Aryo (Fahad Haydra), Nita (Ersya Aurelia), Yuni (Amanda Manopo), dan Raka (Randy Martin), yang memutuskan untuk mendaki Gunung Welirang. Pendakian yang awalnya dimaksudkan sebagai perjalanan petualangan berubah menjadi mimpi buruk ketika mereka melanggar pantangan tak tertulis di kawasan tersebut.
Petaka bermula saat Nita menemukan sesajen misterius di tengah perjalanan. Tak lama setelah itu, ia mengalami kejadian aneh dengan jatuh ke sebuah telaga, dan sejak saat itu sikap serta perilakunya berubah drastis. Aura ganjil mulai menyelimuti perjalanan mereka, hingga keempatnya tersesat di sebuah tempat asing bernama Dusun Mayit.
Dusun tersebut bukan desa biasa. Ia merupakan desa gaib yang hidup dari tumbal jiwa manusia. Setiap pendatang yang masuk tanpa izin akan diburu oleh kekuatan tak kasat mata. Teror demi teror pun menghantui Aryo dan kawan-kawan, memaksa mereka bertarung bukan hanya dengan makhluk gaib, tetapi juga dengan rasa takut, rasa bersalah, dan insting bertahan hidup.
Ketegangan semakin meningkat ketika mereka menyadari bahwa tidak semua dari mereka bisa keluar hidup-hidup. Dusun Mayit menuntut korban, dan waktu terus berjalan menuju pilihan yang mengerikan.
Dengan atmosfer mencekam, visual gelap khas horor hutan, serta unsur mitologi lokal, Dusun Mayit menyuguhkan pengalaman horor yang intens. Akting kuat dari Amanda Manopo, Ersya Aurelia, Randy Martin, dan Fahad Haydra menjadi salah satu daya tarik utama film ini.
Film ini cocok bagi penonton pecinta horor Indonesia yang menyukai cerita desa terkutuk, pendakian gunung, dan teror mistis berbasis kearifan lokal.












