CIANJUREKSPRES.ID – Puncak arus mudik di Stasiun Kereta Api Cianjur terjadi pada 15 Maret 2026 dengan jumlah keberangkatan sebanyak 1.282 penumpang dan kedatangan 1.580 penumpang.
“Puncak arus mudik terjadi pada 15 Maret, dengan keberangkatan 1.282 dan kedatangan 1.580 pelanggan,” ujar Manager Humas Daop 2 Bandung, Kuswardoyo kepada Cianjur Ekspres, Jumat 20 Maret 2026.
Data per Jumat 20 Maret 2026 pukul 08.00 WIB, jumlah tiket keberangkatan dari Stasiun Cianjur yang telah terjual mencapai 252 tiket.
“Data sementara pagi hari ini pukul 08.00 WIB tercatat 252 tiket keberangkatan yang sudah terjual. Angka ini masih akan bertambah hingga malam nanti,” ungkapnya.
Sementara itu, untuk penumpang yang datang ke Cianjur pada hari yang sama tercatat sebanyak 331 pelanggan.
“Untuk kedatangan ke Cianjur hari ini ada 331 pelanggan,” katanya.
Dia menuturkan, secara keseluruhan, sejak 11 hingga 20 Maret 2026, Stasiun Cianjur telah melayani penjualan tiket keberangkatan sebanyak 9.969 penumpang, serta kedatangan mencapai 11.656 pelanggan.
“Total dari tanggal 11 sampai 20 Maret, keberangkatan mencapai 9.969 penumpang dan kedatangan 11.656 pelanggan,” katanya.
Menurutnya, pada hari biasa, jumlah pengguna jasa kereta api di Cianjur rata-rata berkisar antara 500 hingga 600 penumpang per hari.
“Kalau hari biasa, rata-rata 500 sampai 600 penumpang per hari,” kata Kuswardoyo.
Untuk memastikan pelayanan tetap optimal selama arus mudik, pihaknya juga telah menyiapkan petugas tambahan di posko pelayanan.
“Kami telah menyiapkan petugas untuk membantu di posko Stasiun Cianjur, sehingga pelayanan kepada masyarakat diharapkan tetap berjalan dengan baik,” pungkasnya.












