Puluhan Ekor Ayam dan Bebek Raib dalam Semalam, Warga Karangtengah Resah

Puluhan ekor ayam dan bebek milik warga Kampung Nanggewer, Desa Sukamulya, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur hilang dalam semalam.(Foto: Cianjur Ekspres/Moch. Nursidin)

CIANJUREKSPRES.ID – Aksi pencurian unggas yang diduga dilakukan secara terorganisir membuat warga Kampung Nanggewer, Desa Sukamulya, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, resah. Dalam satu malam, puluhan ekor ayam dan bebek milik sejumlah warga hilang secara bersamaan, menimbulkan kerugian jutaan rupiah.

Kejadian yang berlangsung pada Minggu 7 Juni 2026, malam itu bahkan sempat terekam kamera pengawas (CCTV) milik warga. Rekaman tersebut kini menjadi salah satu bahan penyelidikan aparat kepolisian untuk mengungkap pelaku.

Salah seorang korban, Ukasah (65), mengatakan, dirinya kehilangan belasan ekor ayam dan bebek yang selama ini dipelihara di sekitar rumahnya. Dia menyebut, pencurian unggas di wilayah tersebut bukan kejadian pertama.

“Belasan ayam dan bebek saya hilang. Beberapa bulan lalu juga pernah kehilangan dengan jumlah hampir sama. Kejadian seperti ini sudah berulang,” kata Ukasah, Selasa 9 Juni 2026.

Menurutnya, unggas yang dipelihara warga bukan hanya untuk konsumsi, tetapi juga menjadi cadangan ekonomi keluarga. Saat membutuhkan biaya untuk membeli pupuk, kebutuhan pertanian, maupun kebutuhan rumah tangga, ternak tersebut biasanya dijual.

Akibat pencurian yang dialaminya, Ukasah memperkirakan kerugian mencapai sekitar Rp3 juta. Ia menduga pelaku merupakan kelompok yang telah merencanakan aksinya karena dalam waktu yang sama banyak kandang milik warga menjadi sasaran.

“Hampir satu kampung kehilangan ayam dan bebek dalam satu malam. Kami menduga ini dilakukan secara bersama-sama, bukan oleh satu orang,” ujarnya.

Maraknya pencurian tersebut membuat warga berharap aparat keamanan segera mengungkap pelaku. Selain itu, masyarakat juga meminta adanya peningkatan patroli di lingkungan permukiman guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Kasus tersebut telah dilaporkan kepada kepolisian dan saat ini masih dalam proses penyelidikan. Polisi juga tengah mengumpulkan sejumlah keterangan serta menelaah rekaman CCTV yang diperoleh dari warga.

Kapolres Cianjur, Ahmad Alexander Yurikho Hadi, memastikan laporan masyarakat telah ditindaklanjuti oleh jajarannya.

“Proses penyelidikan masih berjalan. Mohon doa dan dukungan dari masyarakat agar Satreskrim Polres Cianjur dapat segera mengungkap tindak pidana yang dilaporkan,” ujarnya.

Dia mengimbau masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan, serta segera melapor apabila mengetahui atau mengalami tindak kejahatan agar dapat ditangani secepat mungkin oleh aparat kepolisian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *