CIANJUREKSPRES.ID – Sejumlah pasien Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) binaan Yayasan Rumah Pulih Jiwa turut membersihkan aliran Sungai Cibiuk, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, yang dipenuhi sampah.
Ketua Yayasan Pulih Jiwa, Rukman Samsudin, mengatakan, kegiatan membersihkan sampah dari aliran Sungai Cibiuk digelar setiap satu minggu sekali hingga tiga kali.
“Saat ini merupakan kegiatan pekan pertama, dan sudah dua kali digelar. Di hari kedua ini kita juga bekerjasama dengan pihak Satgas Citarum Harum,” katanya, Kamis 24 September 2026.
Rukman menuturkan, kegiatan membersihkan aliran Sungai Cibiuk melibatkan 10 orang pasien ODGJ, beberapa pengurus Yayasan Rumah Pulih Jiwa, dan sejumlah personel TNI serta masyarakat.
“Sungai Cibiuk sering dimanfaatkan masyarakat sekitar untuk mencuci baju dan kebutuhan rumah tangga lainnya. Tetapi di sisi lain tidak dibersamai dengan kesadaran dalam menjaga lingkungan,” tuturnya.
Dia mengatakan, aksi ODGJ binaan Yayasan Rumah Pulih Jiwa yang turut membersihkan sampah di aliran Sungai Cibiuk menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan.
“Aksi kami ini sebagai pengingat bahwa kita harus peduli terhadap lingkungan. Hingga akhirnya masyarakat pun tumpah ruah dan ikut bersama kami membersihkan sampah di aliran Sungai Cibiuk,” katanya.
Sampah yang berhasil dievakuasi dari aliran sungai kemudian dipilah dan dikumpulkan untuk sementara. Sebab, kegiatan pembersihan sampah di sungai masih akan terus dilakukan.
“Pembersihan sampah dari sungai ini masih terkendala. Setelah sampah berhasil diangkat dan dipilah, kami bingung harus membawanya ke mana. Kami berharap Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bisa membantu mendukung kegiatan ini,” ucap Rukman.
Dia menambahkan, kegiatan bersih-bersih sampah dari Sungai Cibiuk akan terus dilakukan sebagai upaya mencegah terjadi banjir. Sebab, setiap memasuki musim hujan aliran Sungai Cibiuk sering meluap dan terjadi banjir.
“Mudah-mudahan saja, dengan kegiatan membersihkan sampah di aliran sungai, ketika memasuki musim hujan, tidak terjadi banjir,” harap Rukman












