Harga Daging Hari Ini Terbaru, Daging Sapi dan Ayam Masih Stabil di Pasaran

CIANJUREKSPRES.ID- Harga daging di Provinsi Jawa Barat terpantau relatif stabil menjelang Hari Raya Idulfitri 2026. Berdasarkan data Dashboard Pangan Jawa Barat per 7 Maret 2026, sejumlah komoditas daging masih berada pada kisaran harga normal meskipun permintaan masyarakat mulai meningkat di pertengahan bulan Ramadan.

Untuk daging ayam broiler atau ayam potong, harga rata-rata tercatat sebesar Rp39.702 per kilogram. Sementara itu, daging ayam kampung dijual dengan harga yang lebih tinggi, yakni sekitar Rp72.525 per kilogram. Perbedaan harga ini umumnya dipengaruhi oleh proses pemeliharaan dan ketersediaan ayam kampung yang lebih terbatas dibanding ayam broiler.

Pada komoditas daging sapi, harga rata-rata berada di kisaran Rp139.047 per kilogram. Sedangkan daging sapi beku tercatat lebih murah dengan harga sekitar Rp111.470 per kilogram. Daging sapi beku biasanya menjadi alternatif bagi masyarakat karena harganya yang relatif lebih terjangkau dibanding daging sapi segar.

Sementara itu, untuk beberapa bagian daging sapi lokal, harga yang tercatat juga bervariasi. Daging sapi lokal has dalam atau tenderloin berada di kisaran Rp145.169 per kilogram, sedangkan has luar atau sirloin dijual sekitar Rp138.814 per kilogram. Untuk bagian paha belakang, harga rata-rata tercatat Rp139.396 per kilogram dan paha depan sekitar Rp136.488 per kilogram.

Adapun daging sapi tetelan menjadi salah satu pilihan yang lebih ekonomis dengan harga rata-rata sekitar Rp80.000 per kilogram. Jenis daging ini biasanya banyak digunakan masyarakat untuk campuran masakan seperti sop, soto, atau olahan berkuah lainnya.

Menjelang Lebaran, permintaan terhadap komoditas daging biasanya mengalami peningkatan seiring dengan tradisi masyarakat yang menyiapkan berbagai hidangan khas. Meski demikian, hingga awal Maret 2026 harga daging di Jawa Barat masih terpantau stabil dan belum menunjukkan lonjakan signifikan.

Pemerintah daerah terus memantau perkembangan harga pangan melalui sistem pemantauan seperti Dashboard Pangan Jawa Barat. Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan bahan pokok tetap terjaga serta harga di pasar tetap terkendali menjelang hari besar keagamaan.

Masyarakat juga diimbau untuk berbelanja secara bijak dan tidak melakukan pembelian berlebihan agar pasokan tetap merata di pasar. Dengan kondisi harga yang masih stabil saat ini, diharapkan kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga Lebaran dapat terpenuhi dengan baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *