Harga Daging Hari Ini di Jawa Barat, Ayam dan Sapi Terbaru per Kg

Harga Daging Hari Ini di Jawa Barat, Ayam dan Sapi Terbaru per Kg

CIANJUREKSPRES.ID- Harga daging hari ini di Provinsi Jawa Barat terpantau relatif stabil di sejumlah komoditas utama. Berdasarkan data Dashboard Pangan Provinsi Jawa Barat, harga rata-rata daging ayam dan daging sapi menunjukkan variasi tergantung jenis dan potongan daging.

Informasi ini menjadi acuan penting bagi masyarakat, pedagang, serta pelaku usaha kuliner dalam merencanakan belanja kebutuhan pangan harian.

Pemerintah daerah melalui Dashboard Jabar terus memperbarui data harga pangan untuk menjaga transparansi dan membantu pengendalian inflasi daerah.

Harga Daging Ayam Hari Ini
Komoditas daging ayam masih menjadi pilihan utama masyarakat karena harganya yang relatif lebih terjangkau dibandingkan daging sapi. Berikut harga rata-rata daging ayam di Jawa Barat hari ini:

Daging ayam broiler: Rp37.752 per kg
Daging ayam kampung: Rp67.058 per kg

Daging ayam broiler cocok untuk konsumsi sehari-hari, sementara ayam kampung umumnya diburu untuk kebutuhan khusus karena tekstur dan cita rasanya yang khas.

Harga Daging Sapi Hari Ini
Harga daging sapi di Jawa Barat tercatat bervariasi tergantung jenis dan bagian daging. Berikut daftar harga terbarunya:

Daging sapi segar: Rp134.098 per kg
Daging sapi beku: Rp110.959 per kg
Daging sapi lokal has dalam (tenderloin): Rp139.359 per kg
Daging sapi lokal has luar (sirloin): Rp128.877 per kg
Daging sapi lokal paha belakang: Rp134.666 per kg
Daging sapi lokal paha depan: Rp132.999 per kg
Daging sapi lokal tetelan: Rp79.859 per kg

Potongan has dalam dan has luar biasanya digunakan untuk olahan steak dan hidangan premium, sementara tetelan lebih banyak dimanfaatkan untuk masakan berkuah dan olahan tradisional.

Faktor yang Mempengaruhi Harga Daging

Harga daging dipengaruhi oleh sejumlah faktor, seperti ketersediaan pasokan, distribusi antarwilayah, biaya pakan ternak, serta permintaan pasar. Menjelang akhir bulan atau periode tertentu, permintaan daging dapat meningkat dan berdampak pada fluktuasi harga.

Selain itu, perbedaan harga juga dapat terjadi antar kota dan pasar tradisional di Jawa Barat. Oleh karena itu, masyarakat disarankan memilih kota dan pasar pada Dashboard Pangan untuk mendapatkan harga yang lebih akurat.

Dengan memantau harga daging secara berkala, masyarakat dapat mengatur anggaran belanja dengan lebih efisien. Informasi ini juga membantu pedagang dan pelaku UMKM kuliner dalam menentukan harga jual agar tetap kompetitif.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus mendorong pemanfaatan data pangan sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas harga dan ketahanan pangan daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *