CIANJUREKSPRES.ID- Jagat media sosial dihebohkan dengan unggahan video yang memperlihatkan antrean kendaraan mengalami pecah ban secara bersamaan di ruas Jalan Tol Jagorawi arah Bogor, tepatnya di KM 24 sebelum Exit Tol Gunung Putri, Kamis sore.
Dalam rekaman yang beredar luas, tampak setidaknya lima belas mobil terpaksa menepi di bahu jalan dengan lampu hazard menyala sementara para pengemudi sibuk memeriksa kondisi ban mereka yang sobek secara mendadak.
Pihak Jasa Marga Metropolitan Tollroad (JMT) segera memberikan konfirmasi bahwa insiden tragis ini dipicu oleh adanya kerusakan pada perkerasan jalan di lajur cepat. Berdasarkan pengecekan tim di lapangan, ditemukan sedikitnya delapan titik lubang yang cukup dalam di lokasi tersebut.
Faktor cuaca dengan curah hujan tinggi disinyalir menjadi penyebab utama yang mempercepat kerusakan aspal, sekaligus membuat lubang-lubang tersebut tidak terlihat oleh pengemudi yang melaju dalam kecepatan tinggi.
Merespons kejadian tersebut, petugas Mobile Customer Service (MCS) beserta armada derek langsung diterjunkan ke lokasi untuk membantu proses evakuasi dan penggantian ban bagi kendaraan yang terdampak.
Pihak Jasa Marga juga mengklaim telah melakukan tindakan darurat berupa penambalan lubang pada malam harinya guna memastikan keamanan bagi pengguna jalan lainnya. Meski sempat memicu kemacetan panjang, arus lalu lintas dilaporkan telah kembali normal setelah area tersebut disisir dan dibersihkan dari material tajam.












