CIANJUREKSPRES.ID – Komisi II DPRD Kabupaten Cianjur berharap pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor retribusi Kawasan Wisata Cibodas (KWC) di Desa Cimacan, Kecamatan Cipanas dapat kembali meningkat seiring rencana kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Cianjur melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Cianjur Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Asep Guntara, menegaskan, Komisi II menyambut baik dan mendukung rencana kerja sama Disbudpar dengan BRIN terkait pengelolaan retribusi Kawasan Wisata Cibodas.
“Tahun lalu kita dari Komisi II dengan Disbudpar sudah audiensi dengan BRIN. Ini penawaran pengelolaan kembali, karena sebelumnya juga pernah dikelola oleh BRIN dan ketika dikelola oleh BRIN menghasilkan PAD yang bagus,” katanya kepada Cianjur Ekspres, Minggu 29 Maret 2026.
Dia berharap, PAD dari Kawasan Wisata Cibodas dapat meningkat kembali ketika pengelolaannya oleh BRIN.
“Sebelumnya PAD dari Cibodas (Kawasan Wisata Cibodas,red) cuma tercapai enam persen. Harapannya, target PAD dari retribusi Cibodas sekitar Rp2,4 miliar di 2026 melalui pengelolaan dan kerja sama dengan BRIN bisa tercapai,” kata Asep.
Asep pun menegaskan agar Disbudpar Cianjur bisa pro aktif untuk segera melakukan finalisasi kerja sama tersebut.
“Disbudpar pro aktif untuk segera finalisasi kerja sama, jangan pasif, agar segera terlaksana,” ucapnya.
Lebih lanjut Asep berharap, jika nanti pengelolaan retribusi Kawasan Wisata Cibodas dilakukan oleh BRIN dapat berdampak positif terhadap masyarakat sekitar khususnya para pelaku UMKM di sektor pariwisata.
Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur sedang menjajaki kerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) terkait pengelolaan retribusi Kawasan Wisata Cibodas (KWC) yang berlokasi di Desa Cimacan, Kecamatan Cipanas.
“Untuk Cibodas, (pengelolaan,red) retribusi rencana dikerjasamakan satu pintu dengan BRIN,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Cianjur, Yudha Azwar saat di konfirmasi Cianjur Ekspres, Jumat (27/3).
Dia mengatakan, pembahasan lebih lanjut mengenai mekanisme kerjasamanya sedang menunggu jadwal dari pihak BRIN.
“Sedang dibahas mekanisme kerjasamanya, sedang menunggu jadwal dari BRIN untuk pembahasan lebih lanjut,” ujar Yudha.












