CIANJUREKSPRES.ID- Di sebuah ruang kelas sederhana di pedalaman Papua, kegiatan belajar mengajar berlangsung dengan pemandangan yang tidak biasa. Para siswa duduk bersila di atas hamparan jerami dan alang-alang kering, dengan kondisi dinding dan fasilitas yang masih sangat terbatas dan jauh dari kesan modern.
Meski begitu, di bagian depan kelas terdapat sebuah papan pintar interaktif yang berdiri mencolok, menjadi simbol harapan di tengah berbagai keterbatasan yang ada.
Secara bergantian, para siswa maju ke depan untuk mencoba menjawab soal menggunakan pensil sentuh yang diberikan oleh guru. Setiap kali jawaban mereka benar dan layar menampilkan tanda bintang, wajah-wajah kecil itu langsung dipenuhi senyum bangga, sementara teman-temannya menyaksikan dengan penuh semangat.
Video yang diunggah melalui akun TikTok @explorewith_ibuguru juga mengungkap bahwa anak-anak tersebut harus berjalan kaki cukup jauh setiap hari demi bisa sampai ke sekolah. Bahkan, tidak jarang mereka mengikuti pelajaran dalam keadaan lapar.
Di balik segala kekurangan yang mereka hadapi, semangat belajar para siswa ini menjadi bukti bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi.
Bagi mereka, papan pintar itu bukan sekadar perangkat belajar, melainkan jendela yang membuka harapan menuju masa depan yang lebih baik.












