CIANJUREKSPRES.ID – Cahya Ibrahim resmi pimpin BPC Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Cianjur periode 2025-2028.
Dia terpilih secara aklamasi sebagai calon tunggal dalam Musyawarah Cabang (Muscab) ke VII yang digelar di Hotel Gino Feruci, Rabu 17 Desember 2025.
Usai ditetapkan, Cahya menyampaikan sejumlah visi-misi dan akan menjadikan HIPMI Cianjur sebagai penggerak utama dalam pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusi, inovatif dan berdaya saing global.
“HIPMI Cianjur harus menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan kompetitif melalui peningkatan kapasitas pengusaha muda,” katanya pada wartawan.
Terkait dengan misi kepemimpinan lanjut Cahya, dirinya akan melakukan peningkatan kompetensi anggota, hilirisasi ekonomi lokasi, pembukaan akses permodalan, dan kebijakan yang berpihak pada pengusaha muda.
“Keberhasilan HIPMI Cianjur akan diukur dari bertambahnya jumlah pengusaha baru, meningkatnya minat investasi, serta naik kelasnya UMKM di Cianjur. Sehingga indikatornya jelas,” katanya.
Cahya mengatakan, sebagai langkah awal untuk 100 hari kerja akan menargetkan beberapa program seperti penyusunan data potensi ekonomi, dan pemetaan perusahaan, serta UMKM di Kabupaten Cianjur.
“Data petensi ekonomi ini penting, agar program HIPMI tepat sasaran, dan berdampak positif langsung terhadap pertumbuhan ekonomi daerah,” katanya.
Selain itu, Cahya mengatakan data tersebut juga akan menjadi basis penyusunan program jangka panjang HIPMI yang selaras dengan kebijiakan pemerintah daerah.
“Kami juga, berkomitmennya membangun komunikasi intensif dengan Pemerintah Daerah Cianjur guna menciptakan iklim investasi yang lebih ramah dan kompetitif,” katanya.
Dirinya berharap selama kepimipinanya akan berjalan dengan beriringan dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Cianjur untuk kemudahan investasi dan penguatan ekonomi daerah.
“Dengan dukungan jejaring yang dimiliki HIPMI mulai dari tingkat daerah hingga nasional, kami optimis mampu menjadi magnet baru investasi dan pusat pertumbuhan pengusaha muda di Jawa Barat,” tegas Cahya.












