CIANJUREKSPRES.ID – Jelang Hari Raya Idul Adha 2026, tingkat penjualan hewan kurban di Kabupaten Cianjur mengalami peningkatan sebesar 60 persen dari tahun sebelumnya.
Pemilik Peternakan di Desa Langgeunsari, Kecamatan Karangtengah, Muhammad Hari Fauzi (30), mengatakan, daya beli masyarakat terhadap hewan kurban mulai mengalami peningkatan pada satu pekan terakhir.
“Sebenarnya, setelah Idul Fitri kemarin pesanan sudah ada. Jadi daya beli hewan kurban jelang Hari Raya Idul Adha 2026, diperkirakan akan terus mengalami peningkatan hingga satu pekan kedepan,” katanya, Minggu 10 Mei 2026.
Bahkan lanjut dia, saat ini daya beli hewan kurban sapi dan kambing mengalami peningkatan sekitar 60 persen, apabila dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
“Alhamdulillah jelang Idul Adha 2026 ini, penjualan hewan kurban cukup signifikan dibanding tahun sebelumnya, meskipun ekonomi kita sedang tidak baik baik saja,” ujarnya.
Hari menjelaskan, pasokan hewan kurban sapi dan kambing didapat dari para petani di sejumlah wilayah di Kabupaten Cianjur.
“Jika pasokan hewan kurban dari petani sudah sulit didapatkan. Kita baru akan mengambil pasokan sapi jenisan dari Lampung,” jelasnya.
Dia menambahkan, hingga sejauh ini harga pakan ternak dipasaran tidak terjadi kenaikan, dan masih stabil serta masih mudah didapatkan.
“Dari Dinas Peternakan Kesehatan Hewan Dan Perikanan (DPKHP) Kabupaten Cianjur juga sudah mulai melakukan pengecekan kesehatan hewan ternak untuk vaksinisasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dan vitamin,” tukasnya.
Jelang Hari Raya Idul Adha 2026, penjualan hewan kurban di Kabupaten Cianjur mengalami peningkatan sebesar 60 persen dari tahun sebelumnya.(Foto: Cianjur Ekspres / Fauzi Noviandi)












