DLH Cianjur Catat Volume Sampah ke TPA Mekarsari Turun 20 Persen Sepanjang 2023-2025

PENGOLAHAN SAMPAH: Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) yang berada di Desa Mekarsari, Kecamatan Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur.
PENGOLAHAN SAMPAH: Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) yang berada di Desa Mekarsari, Kecamatan Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur.(Cianjur Ekspres/Herry Febriyanto)

CIANJUREKSPRES.ID – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cianjur, mencatat volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Mekarsari kurun waktu 2023-2025 mengalami penurunan hingga 20 persen.

Berdasarkan data, total sampah yang masuk ke TPA selama Tahun 2025 sebesar 79.252 ton atau turun 8 persen jika dibandingkan total sampah tahun 2024 sebesar 86.048 ton.

Sedangkan total sampah selama tahun 2024 turun 14 persen dibandingkan Tahun 2023 yang mencapai 99.464 ton.

Kepala DLH Kabupaten Cianjur, Komarudin, mengungkapkan, penurunan volume sampah selama tiga tahun terakhir karena pengolahan dari mulai hulu yang sudah mulai berjalan.

“Persentase sampah yang masuk ke TPA 60 persen organik, dan 40 persen anorganik,” katanya kepada Cianjur Ekspres, Rabu 22 April 2026.

Menurutnya, masyarakat di sejumlah titik sudah mulai melakukan program
Dipilah Dipilih Kelola Sampah Dari Rumah (Dipilampah), Loseda (Lodong Sesa Dapur), Teba, Biogas kemudian juga dari 14 TPS3R ada delapan yang sudah berjalan, dan rata-rata bisa mengolah sampah 5 sampai 7 ton perhari.

“Saya mengimbau masyarakat mulai dari sekarang mengolah sampah dari rumah, minimal Loseda karena sangat membantu. Rata-rata sampah dari rumah tangga menghasilkan 4 sampai 5 kilogram dengan sampah organiknya 60 persen. Dengan Loseda bisa menyelesaikan masalah sampah organik selama tiga bulan,” ujar Komarudin.

Lebih lanjut dia mengatakan, penurunan volume sampah yang masuk ke TPA selama tiga tahun terakhir ini juga menunjukkan tingkat kesadaran masyarakat mulai meningkat.

“Tinggal bagaimana (masyarakat,red) membuang sampah sesuai jadwal yang sudah ditentukan, karena dapat mengurangi masuknya sampah ke TPA dengan tertahan di rumah dari pagi sampai malam,” kata Komarudin.

DLH Cianjur juga mencatat volume sampah di Tahun 2025 paling banyak terjadi di Januari saat momen tahun baru mencapai 9.499 ton, dan April pada momentum Hari Raya Idul Fitri 9.009 ton.

Pun demikian dengan di Tahun 2026, meski ada penurunan dibanding tahun sebelumnya, timbulan sampah di Januari saat tahun baru mencapai 8.017 ton, dan Maret pada momentum Idulfitri 8.758 ton.

“Ritasi mobil (armada pengangkut sampah,red) yang masuk (ke TPA,red) selama Maret saat Idulfitri sebanyak 2.093 rit,” kata Komarudin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *