CIANJUREKSPRES.ID- Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan bahwa Kementerian Perhubungan terus melakukan pemantauan terhadap pergerakan penumpang angkutan umum selama periode angkutan Lebaran, mulai dari H-8 hingga H+3. Berdasarkan data sementara dari Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2026, jumlah penumpang yang berangkat pada periode 13 Maret hingga 24 Maret 2026 mencapai 15.397.417 orang. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 11,11 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025 yang tercatat sebanyak 13.858.086 penumpang.
Selain itu, pergerakan sarana angkutan umum juga mengalami peningkatan sebesar 4,07 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Menhub Dudy menjelaskan bahwa data tersebut masih bersifat sementara karena proses penghitungan akan terus dilakukan hingga 30 Maret 2026. Ia juga menyebutkan bahwa puncak arus balik masih berpotensi terjadi pada 28 hingga 29 Maret 2026. Hal ini disampaikannya saat meninjau kondisi arus balik di Jasa Marga Tollroad Command Center (JMTC) Jatiasih, Bekasi, Rabu (25/3), bersama sejumlah pejabat terkait.
Dalam kesempatan tersebut, Menhub mengimbau masyarakat untuk melakukan perjalanan arus balik lebih awal, yakni pada 26 hingga 27 Maret 2026. Langkah ini dinilai dapat membantu mengurangi kepadatan kendaraan yang diperkirakan meningkat pada puncak arus balik.
Ia juga mendorong masyarakat untuk memanfaatkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) serta potongan tarif tol sebesar 30 persen yang berlaku pada tanggal 26–27 Maret di sembilan ruas jalan tol. Menurutnya, kebijakan ini diharapkan dapat mengurai kepadatan lalu lintas yang diprediksi terjadi pada akhir pekan tersebut.
Lebih lanjut, masyarakat diimbau untuk merencanakan perjalanan dengan baik agar perjalanan arus balik dapat berlangsung dengan aman dan nyaman. Dengan pengaturan waktu yang tepat, kepadatan lalu lintas diharapkan bisa lebih merata dan tidak menumpuk pada satu waktu.
Menhub juga memberikan apresiasi kepada masyarakat yang telah mematuhi arahan petugas selama arus mudik dan balik. Kepatuhan ini dinilai turut berkontribusi dalam menekan angka kecelakaan serta fatalitas selama masa angkutan Lebaran. Ia berharap tren positif ini dapat terus terjaga hingga akhir periode angkutan.
Di sisi lain, Menhub kembali mengingatkan bahwa pembatasan kendaraan dengan sumbu tiga ke atas masih diberlakukan hingga 29 Maret 2026. Ia meminta para pelaku usaha di sektor logistik untuk tetap mematuhi aturan tersebut demi menjaga kelancaran arus lalu lintas.
Menutup pernyataannya, Menhub berharap seluruh pihak dapat terus menjaga disiplin dan kerja sama hingga masa angkutan Lebaran berakhir. Dengan dukungan semua pihak, arus balik diharapkan dapat berjalan lebih lancar, aman, dan selamat.
(https://kemenhub.go.id/)












