Kado Lebaran, 15 Ribu Lebih Guru PAI Lulus Sertifikasi PPG Kemenag

Kado Lebaran, 15 Ribu Lebih Guru PAI Lulus Sertifikasi PPG Kemenag

CIANJUREKSPRES.ID- Momen Idulfitri 1447 Hijriah membawa kebahagiaan tersendiri bagi 15.038 guru Pendidikan Agama Islam (PAI). Kementerian Agama Republik Indonesia resmi mengumumkan bahwa para guru tersebut dinyatakan lulus sertifikasi melalui program Pendidikan Profesi Guru (PPG).

Jumlah tersebut merupakan bagian dari total 97.122 guru binaan Kementerian Agama yang berhasil memperoleh sertifikat pendidik dalam PPG angkatan ke-4 yang telah berlangsung sejak 2025. Keberhasilan ini menjadi hasil dari proses panjang dan komitmen para guru dalam meningkatkan kompetensi profesionalnya.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Amien Suyitno menegaskan bahwa peran guru PAI sangat strategis, tidak hanya dalam menyampaikan ilmu pengetahuan, tetapi juga dalam membentuk karakter dan akhlak generasi bangsa.

“Guru PAI memiliki peran penting dalam membangun karakter. Karena itu, peningkatan kualitas dan kesejahteraan mereka harus menjadi perhatian bersama,” ujarnya di Jakarta.

Ia menambahkan bahwa sertifikasi guru bukan sekadar bentuk pengakuan, melainkan tanggung jawab besar bagi para pendidik untuk terus belajar, menjadi teladan, serta menghadirkan pembelajaran yang inspiratif dan mencerahkan.

Lebih lanjut, Suyitno menjelaskan bahwa Kementerian Agama terus mempercepat program sertifikasi berbasis PPG sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan. Hal ini juga sejalan dengan kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan pembangunan sumber daya manusia sebagai prioritas utama.

Menurutnya, keberhasilan para guru PAI ini menjadi kabar membahagiakan, terlebih karena datang menjelang Hari Raya Idulfitri. Pencapaian tersebut menjadi semacam hadiah istimewa bagi para guru dan keluarga mereka.

Selain memberikan pengakuan profesional, sertifikasi ini juga berdampak pada peningkatan kesejahteraan guru. Dengan status tersertifikasi, para guru berhak memperoleh tunjangan profesi yang diharapkan dapat menjadi motivasi tambahan untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran.

Sementara itu, Direktur Pendidikan Agama Islam M. Munir menyampaikan bahwa guru PAI memiliki posisi yang sangat penting dalam sistem pendidikan nasional. Ia berharap, dengan adanya sertifikasi, kualitas pembelajaran PAI menjadi semakin kuat dan relevan dengan kebutuhan zaman.

Munir juga menegaskan bahwa proses sertifikasi tetap mengedepankan standar mutu. Dari seluruh peserta, terdapat 15.038 guru yang dinyatakan lulus, sementara 120 lainnya belum memenuhi syarat dan akan mengikuti kembali ujian pada tahap berikutnya sebagai retaker.

Capaian ini menunjukkan bahwa penguatan pendidikan karakter terus menjadi fokus dalam pembangunan nasional. Guru PAI yang profesional, sejahtera, dan berintegritas diharapkan mampu menghadirkan proses pembelajaran yang tidak hanya menekankan aspek pengetahuan, tetapi juga nilai moral dan etika.

Ke depan, Kementerian Agama berharap para guru PAI yang telah tersertifikasi dapat menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing. Mereka diharapkan mampu memperkuat keimanan, menghadirkan pembelajaran yang inspiratif, menanamkan nilai moderasi beragama, serta menjaga harmoni di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *