CIANJUREKSPRES.ID- Wilayah Jabodetabek kembali berada dalam status waspada cuaca ekstrem pada Jumat, 20 Februari 2026. Berdasarkan pembaruan informasi peringatan dini pukul 03.30 WIB, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diperkirakan mulai mengguyur sejumlah daerah sekitar pukul 03.40 WIB. Kondisi tersebut juga berpotensi disertai kilat atau petir serta angin kencang yang dapat memicu berbagai dampak, mulai dari genangan air hingga gangguan aktivitas masyarakat.
Beberapa wilayah di DKI Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi, hingga Tangerang tercatat masuk dalam daftar area yang perlu meningkatkan kewaspadaan. Masyarakat diimbau untuk memantau perkembangan cuaca secara berkala dan mengantisipasi kemungkinan terjadinya banjir lokal maupun gangguan lalu lintas akibat cuaca buruk yang terjadi sejak dini hari.
Wilayah Jabodetabek berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada Jumat, 20 Februari 2026. Berdasarkan pembaruan peringatan dini cuaca pukul 03.30 WIB, kondisi tersebut diperkirakan mulai terjadi sekitar pukul 03.40 WIB di sejumlah wilayah.
Wilayah Terdampak Awal
Beberapa wilayah yang diperkirakan terdampak lebih awal meliputi:
DKI Jakarta
-
Jakarta Pusat: Menteng, Tanah Abang
-
Jakarta Utara: Penjaringan, Tanjung Priok, Koja, Cilincing, Kelapa Gading
-
Jakarta Barat: Cengkareng, Kalideres, Kembangan
-
Jakarta Selatan: Setiabudi, Mampang Prapatan, Pancoran
-
Jakarta Timur: Pulogadung, Cakung, Duren Sawit, Cipayung
Jawa Barat
-
Kabupaten Bogor: Cibinong, Gunung Putri, Kemang, Bojong Gede, Rumpin, Parung Panjang, Ranca Bungur
-
Kota Bogor: Bogor Barat
-
Kabupaten Bekasi: Tarumajaya
-
Kota Bekasi: Bekasi Barat, Bekasi Selatan, Medan Satria, Bantar Gebang, Pondok Gede, Jatiasih, Jati Sempurna
-
Kota Depok: Pancoran Mas, Cimanggis, Cipayung, Cilodong
Banten
-
Kabupaten Tangerang: Balaraja, Jambe, Rajeg, Teluknaga, Kosambi, Panongan, Legok, Pagedangan, Cisauk, Sukamulya, Sindang Jaya
-
Kota Tangerang: Tangerang, Batuceper, Benda, Cipondoh, Karang Tengah
Potensi Meluas ke Wilayah Lain
Hujan lebat disertai petir dan angin kencang juga berpotensi meluas ke wilayah lain di Jabodetabek, antara lain:
-
Kabupaten Kepulauan Seribu
-
Wilayah lain di Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur
-
Sebagian besar wilayah Kabupaten dan Kota Bogor
-
Kabupaten dan Kota Bekasi
-
Wilayah tambahan di Kota Depok
-
Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, serta Kota Tangerang Selatan
Perluasan wilayah terdampak dapat terjadi secara bertahap mengikuti pergerakan awan hujan di kawasan tersebut.
Dampak yang Perlu Diwaspadai
Cuaca ekstrem berpotensi menimbulkan sejumlah dampak, seperti:
-
Genangan air dan banjir lokal
-
Pohon tumbang akibat angin kencang
-
Sambaran petir
-
Gangguan jaringan listrik
-
Penurunan jarak pandang saat berkendara
Wilayah dengan drainase kurang baik dan daerah rawan banjir diharapkan meningkatkan kesiapsiagaan sejak dini.
Imbauan untuk Masyarakat
Masyarakat diimbau untuk:
-
Mengurangi aktivitas di luar rumah saat hujan lebat dan petir terjadi
-
Tidak berteduh di bawah pohon, baliho, atau tiang listrik
-
Memastikan saluran air di lingkungan sekitar tidak tersumbat
-
Berhati-hati saat berkendara dan menjaga jarak aman
Peringatan dini ini bersifat dinamis dan dapat berubah sesuai perkembangan kondisi cuaca terkini. Warga di wilayah Jabodetabek diharapkan terus memantau informasi resmi serta tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama pada dini hingga pagi hari.
Wilayah Jabodetabek berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada Jumat, 20 Februari 2026. Berdasarkan pembaruan peringatan dini cuaca pukul 03.30 WIB, kondisi tersebut diperkirakan mulai terjadi sekitar pukul 03.40 WIB di sejumlah wilayah.
Wilayah Terdampak Awal
Beberapa wilayah yang diperkirakan terdampak lebih awal meliputi:
DKI Jakarta
-
Jakarta Pusat: Menteng, Tanah Abang
-
Jakarta Utara: Penjaringan, Tanjung Priok, Koja, Cilincing, Kelapa Gading
-
Jakarta Barat: Cengkareng, Kalideres, Kembangan
-
Jakarta Selatan: Setiabudi, Mampang Prapatan, Pancoran
-
Jakarta Timur: Pulogadung, Cakung, Duren Sawit, Cipayung
Jawa Barat
-
Kabupaten Bogor: Cibinong, Gunung Putri, Kemang, Bojong Gede, Rumpin, Parung Panjang, Ranca Bungur
-
Kota Bogor: Bogor Barat
-
Kabupaten Bekasi: Tarumajaya
-
Kota Bekasi: Bekasi Barat, Bekasi Selatan, Medan Satria, Bantar Gebang, Pondok Gede, Jatiasih, Jati Sempurna
-
Kota Depok: Pancoran Mas, Cimanggis, Cipayung, Cilodong
Banten
-
Kabupaten Tangerang: Balaraja, Jambe, Rajeg, Teluknaga, Kosambi, Panongan, Legok, Pagedangan, Cisauk, Sukamulya, Sindang Jaya
-
Kota Tangerang: Tangerang, Batuceper, Benda, Cipondoh, Karang Tengah
Potensi Meluas ke Wilayah Lain
Hujan lebat disertai petir dan angin kencang juga berpotensi meluas ke wilayah lain di Jabodetabek, antara lain:
-
Kabupaten Kepulauan Seribu
-
Wilayah lain di Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur
-
Sebagian besar wilayah Kabupaten dan Kota Bogor
-
Kabupaten dan Kota Bekasi
-
Wilayah tambahan di Kota Depok
-
Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, serta Kota Tangerang Selatan
Perluasan wilayah terdampak dapat terjadi secara bertahap mengikuti pergerakan awan hujan di kawasan tersebut.
Dampak yang Perlu Diwaspadai
Cuaca ekstrem berpotensi menimbulkan sejumlah dampak, seperti:
-
Genangan air dan banjir lokal
-
Pohon tumbang akibat angin kencang
-
Sambaran petir
-
Gangguan jaringan listrik
-
Penurunan jarak pandang saat berkendara
Wilayah dengan drainase kurang baik dan daerah rawan banjir diharapkan meningkatkan kesiapsiagaan sejak dini.
Imbauan untuk Masyarakat
Masyarakat diimbau untuk:
-
Mengurangi aktivitas di luar rumah saat hujan lebat dan petir terjadi
-
Tidak berteduh di bawah pohon, baliho, atau tiang listrik
-
Memastikan saluran air di lingkungan sekitar tidak tersumbat
-
Berhati-hati saat berkendara dan menjaga jarak aman
Peringatan dini ini bersifat dinamis dan dapat berubah sesuai perkembangan kondisi cuaca terkini. Warga di wilayah Jabodetabek diharapkan terus memantau informasi resmi serta tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama pada dini hingga pagi hari.












