CIANJUREKSPRES.ID- Memasuki Dasarian III Januari 2025, potensi curah hujan tinggi masih mengancam sejumlah wilayah di Indonesia. Kondisi ini perlu menjadi perhatian serius masyarakat dan pemerintah daerah karena berpotensi memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, genangan, serta gangguan aktivitas masyarakat.
Berdasarkan pemetaan peringatan dini, sejumlah provinsi tercatat berada pada status waspada akibat intensitas hujan yang diperkirakan meningkat pada periode akhir Januari.
Daftar Wilayah Berstatus Waspada Curah Hujan Tinggi
Provinsi Banten
Wilayah yang perlu mewaspadai curah hujan tinggi meliputi Kabupaten Lebak dan Kabupaten Pandeglang.
Provinsi DI Yogyakarta
Potensi hujan tinggi terpantau di Kabupaten Bantul, Kabupaten Gunung Kidul, Kota Yogyakarta, Kabupaten Kulon Progo, dan Kabupaten Sleman.
Provinsi DKI Jakarta
Wilayah yang masuk status waspada meliputi Kabupaten Kepulauan Seribu, Kota Jakarta Barat, Kota Jakarta Pusat, Kota Jakarta Timur, dan Kota Jakarta Utara.
Provinsi Jawa Barat
Curah hujan tinggi berpotensi terjadi di Kabupaten Bekasi, Kabupaten Bogor, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Karawang, Kota Bekasi, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Subang, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Sumedang, Kabupaten Kuningan, serta Kabupaten Majalengka.
Provinsi Jawa Tengah
Wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan meliputi Kabupaten Banjarnegara, Banyumas, Boyolali, Brebes, Cilacap, Karanganyar, Kebumen, Kendal, Klaten, Kabupaten dan Kota Magelang, Kota Salatiga, Kota Semarang, Kota Surakarta, Kota Tegal, Kabupaten Purbalingga, Purworejo, Semarang, Sragen, Sukoharjo, Temanggung, Wonogiri, Wonosobo, Batang, Demak, Jepara, Kota Pekalongan, Kudus, Kabupaten Pekalongan, Pemalang, dan Kabupaten Tegal.
Provinsi Jawa Timur
Daerah yang berpotensi terdampak hujan tinggi antara lain Kabupaten Bondowoso, Jember, Mojokerto, Pasuruan, dan Probolinggo.
Provinsi Nusa Tenggara Barat
Wilayah waspada meliputi Kabupaten Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Utara, Dompu, Lombok Timur, Sumbawa, dan Bima.
Provinsi Nusa Tenggara Timur
Kabupaten Kupang masuk dalam wilayah yang perlu mewaspadai curah hujan tinggi.
Provinsi Sulawesi Selatan
Potensi hujan lebat terpantau di Kabupaten Bone, Jeneponto, Takalar, Barru, Gowa, Kota Makassar, Maros, serta Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan.
Provinsi Sulawesi Tengah
Wilayah yang masuk status waspada meliputi Kota Palu, Kabupaten Morowali, Poso, Tojo Una-Una, dan Morowali Utara.
Imbauan dan Antisipasi
Masyarakat di wilayah berstatus waspada diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak lanjutan seperti banjir, longsor, dan genangan air. Pemerintah daerah juga diharapkan melakukan langkah antisipasi, seperti memastikan sistem drainase berfungsi dengan baik, menyiagakan personel kebencanaan, serta menyampaikan informasi peringatan dini secara berkala kepada masyarakat.
Dengan kesiapsiagaan bersama, risiko kerugian akibat curah hujan tinggi pada Dasarian III Januari 2025 diharapkan dapat diminimalkan.












