CIANJUREKSPRES.ID – Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (Porsadin) VIII tingkat Jawa Barat tahun 2026 yang berlangsung di Kabupaten Cianjur resmi ditutup pada Sabtu 24 Oktober 2026 malam.
Dalam ajang ini, Kabupaten Ciamis berhasil keluar sebagai Juara Umum 1. Posisi Juara Umum II diraih oleh Kabupaten Tasikmalaya, sedangkan tuan rumah Kabupaten Cianjur menempati posisi Juara Umum III.
Ketua DPW Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Jawa Barat, KH. Atep Abdul Gopar, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran Pengurus DPC FKDT Kabupaten Cianjur atas penyambutan hangat terhadap seluruh kontingen se-Jawa Barat.
“Melalui Porsadin ini, diharapkan lahir mutiara-mutiara anak bangsa dari diniyah yang dapat terangkat dan mendapat perhatian dari seluruh elemen, khususnya pemerintah,” ujar KH. Atep dalam sambutannya pada acara penutupan di Taman Pancaniti, Pendopo Kabupaten Cianjur.
Dia mengungkapkan, DPW FKDT Jawa Barat akan segera bersiap menghadapi Porsadin tingkat nasional yang dijadwalkan berlangsung pada 13–15 November 2026.
“Bagi anak-anak yang menjadi wakil Jawa Barat ke tingkat nasional, FKDT Jawa Barat bertanggung jawab penuh atas seluruh kontingen. Dalam waktu 18 hari menuju Porsadin tingkat nasional, mari jaga anak-anak kita, didik dengan baik, maksimalkan potensi, serta jaga kesehatan agar Jawa Barat bisa mempertahankan gelar juara umum,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPC FKDT Kabupaten Cianjur, Muhammad Toha, mengaku bersyukur atas raihan Juara Umum III yang diraih kontingen tuan rumah.
“Ini merupakan sebuah prestasi. Namun dalam konteks kediniyahan, yang utama bukan sekadar kejuaraan, melainkan persahabatan, kekeluargaan, dan silaturahmi. Alhamdulillah, Cianjur berhasil meraih juara ketiga,” tuturnya.
Toha menambahkan, sebagai tuan rumah, pihak panitia telah berupaya memberikan pelayanan terbaik. Kehadiran kontingen dari 27 kabupaten/kota juga memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal.
“Kedatangan tamu-tamu dari luar kota turut menggerakkan perekonomian masyarakat. Selama beberapa hari pelaksanaan, hunian penginapan, hotel, hingga sektor UMKM tampak sangat ramai dan terdorong oleh kegiatan Porsadin ini,” ungkap Toha.
Dia juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Cianjur, khususnya Bupati Mohammad Wahyu Ferdian, atas dukungan penuh yang diberikan.
“Ini menjadi bukti komitmen Pemkab Cianjur dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat maupun para tamu yang hadir,” tambah Toha.
Acara penutupan Porsadin VIII Jawa Barat turut dihadiri perwakilan Kementerian Agama (Kemenag) Jawa Barat dan Kabupaten Cianjur, para tamu undangan, serta jajaran pengurus DPC FKDT dari 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat.












