CIANJUREKSPRES.ID – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cimacan, Kabupaten Cianjur, menggelar sosialisasi pencegahan penyebaran Tuberkulosis Resistan Obat (TB RO) kepada masyarakat yang sedang menjalani pelayanan kesehatan.
Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat sekaligus mengurangi risiko penularan TB RO di lingkungan masyarakat.
Dirut RSUD Cimacan dr. Cok GD Agung Dharma Putra menjelaskan, Tuberkulosis Resistan Obat (TB RO) adalah kondisi ketika kuman penyebab TB tidak lagi dapat dibunuh dengan obat antituberkulosis lini pertama.
“Sehingga kita atau masyarakat harus bisa mengenali cara mencegah TB RO, dan pentingnya menjalani pengobatan hingga tuntas,” jelasnya, Kamis 22 Oktober 2026.
Karena itu lanjut dia, dalam upaya pencegahannya masyarakat harus bisa menggunakan masker ketika berkunjung ke tempat-tempat berisiko.
“Juga menerapkan etika batuk dan bersin, serta ajak keluarga serumah untuk melakukan pemeriksaan dengan rutin lalu perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS),” ujar Cok GD Agung.
Menurutnya, bagi para pengidap TB diharapkan meminum obat sesuai anjuran dokter hingga tuntas, dan jangan menghentikan pengobatan tanpa berkonsultasi dengan dokter.
“Pengobatan yang teratur dan tuntas sangat penting! Jika mengalami efek samping obat, segera konsultasikan kepada dokter. Kenali juga tanda bahaya dan segera cari pertolongan medis apabila mengalami kondisi darurat,” katanya.
Cok GD Agung juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kesadaran tentang TB RO untuk mewujudkan masyarakat yang lebih sehat












