CIANJUREKSPRES.ID– Pondok Pesantren Nurul Hidayah Al-Khodijiyyah (Hisnulah) Cianjur menggelar Reuni Akbar ke-6 sekaligus Milad ke-29 pada Sabtu (12/9/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri ratusan alumni yang tergabung dalam Forum Silaturahmi Alumni Hisnulah (Forshilah). Reuni yang digelar setiap dua tahun sekali itu menjadi momentum bagi para alumni untuk kembali bersilaturahmi dan mempererat hubungan kekeluargaan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan kirab atau pawai motor. Acara kemudian dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng oleh KH. Muhammad Deni Ramdhani selaku pimpinan dan pengasuh Pondok Pesantren Nurul Hidayah Al-Khodijiyyah.
Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan pelantikan pengurus Forshilah periode 2026–2030. Para alumni kemudian mengikuti ramah tamah sebagai bagian dari rangkaian reuni dan melepas kerinduan dengan sesama alumni maupun keluarga besar pesantren.
Dalam sambutannya, KH. Muhammad Deni Ramdhani mengingatkan para alumni agar tidak berkecil hati dalam mengamalkan ilmu yang telah diperoleh selama berada di pesantren.
Menurutnya, tidak semua alumni harus menjadi ajengan atau ulama. Namun, setiap alumni tetap memiliki tanggung jawab untuk memberikan manfaat dan membawa kebaikan di lingkungan masing-masing.
“Selaku alumni jangan berkecil hati dalam mengamalkan ilmu, karena semuanya tidak ditakdirkan untuk menjadi ajengan. Di mana pun kita berada, apa pun kegiatan kita, kita harus bisa memberikan dampak kebaikan,” ujar KH. Muhammad Deni Ramdhani.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan kepedulian antarsesama alumni. Menurutnya, para alumni harus dapat saling mengayomi, membantu, serta berbagi pengalaman.
“Sesama alumni harus seperti satu raga. Jika bagian mata sakit, tangan bisa membantu. Begitu pun sesama alumni harus bisa saling mengayomi, saling membantu dan saling berbagi pengalaman,” tegasnya.
Rangkaian Reuni Akbar ke-6 dan Milad ke-29 Pondok Pesantren Hisnulah kemudian ditutup dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diisi oleh KH. Syarif Hamdani dari Cipoek Attafsiri, Campaka.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi penutup rangkaian evaluasi santri yang telah berlangsung sejak 3 hingga 12 September 2026.
Melalui kegiatan ini, keluarga besar Pondok Pesantren Nurul Hidayah Al-Khodijiyyah berharap silaturahmi dan solidaritas antaralumni dapat terus terjaga serta memberikan manfaat bagi pesantren dan masyarakat.












