Setelah Terputus Berbulan-bulan, Jalan Cibanteng-Kubang Mulai Diperbaiki

Jalan penghubung Desa Kubang dan Desa Cibanteng tepatnya di Kampung Cibuntu RT 01/RW 01 Desa Cibanteng, Kecamatan Sukaresmi, yang amblas akibat bencana pergerakan tanah mulai diperbaiki. (Foto : Cianjur Ekspres/Dede Sandi Mulyadi)

CIANJUREKSPRES.ID – Akses jalan utama penghubung Desa Cibanteng dan Desa Kubang, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Cianjur mulai diperbaiki. Hingga saat ini jalan tersebut masih terputus akibat amblas saat bencana pergerakan tanah beberapa bulan lalu.

Sebelumnya, tebing dengan panjang sekitar 45 meter dan tinggi sekitar 15 meter di Kampung Cibuntu RT 01/RW 01, Desa Cibanteng amblas akibat pergerakan tanah dan mengakibatkan badan jalan mengalami kerusakan parah, sehingga tidak bisa dilalui kendaraan roda empat.

Selain itu, sebanyak 74 rumah warga yang dihuni sekitar 94 kepala keluarga (KK) pun ikut terancam akibat bencana pergerakan tanah tersebut.

Kepala Desa Cibanteng, Muryani, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur serta jajaran lembaga penanggulangan bencana atas respons cepat yang diberikan kepada warga yang terdampak bencana pergerakan tanah.

“Saya atas nama Pemerintah Desa Cibanteng dan seluruh masyarakat menyampaikan terima kasih banyak kepada Bapak Bupati Cianjur, Camat Sukaresmi, BPBD, Dinas Sosial, PMI, serta Dinas Perkim atas perhatian, kepedulian, dan bantuan yang telah diberikan kepada warga kami yang terdampak bencana,”ujar Muryani kepada Cianjur Ekspres, Senin 21 Juli 2026

Menurutnya, bencana tersebut tak hanya memutus konektivitas antar-desa, tetapi juga memberikan dampak material dan tekanan psikologis bagi warga setempat. Kehadiran bantuan logistik dan penanganan darurat dinilai sangat penting untuk meringankan beban masyarakat.

Muryani menegaskan, langkah cepat dari Pemkab Cianjur, BPBD, Dinsos, Perkim, hingga PMI menjadi bukti nyata kepedulian negara di saat warga mengalami kesulitan.

“Bantuan ini merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang mengalami kesulitan. Kami menyadari bahwa bencana memberikan dampak yang tidak ringan, baik secara materil maupun psikologis. Oleh karena itu, bantuan hari ini sangat berarti untuk meringankan beban warga, terlebih akses jalan penghubung Desa Cibanteng dan Desa Kubang saat ini terputus,” katanya.

Selain itu, Muryani juga mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan lingkungan serta memperkuat kebersamaan guna menghadapi potensi cuaca ekstrem dan bencana susulan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan, menjaga lingkungan, serta memperkuat semangat gotong royong dalam menghadapi potensi bencana,” tukasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *