CIANJUREKSPRES.ID– Harga daging di pasar tradisional dan modern masih menjadi perhatian masyarakat menjelang perayaan Iduladha 2026. Berdasarkan data harga pangan nasional per 4 Juni 2026, harga daging sapi dan daging ayam menunjukkan perbedaan yang cukup signifikan, dengan daging sapi masih menjadi komoditas protein hewani termahal.
Harga daging sapi segar tercatat berada di angka Rp140.047 per kilogram, sedangkan daging ayam broiler dijual dengan harga rata-rata Rp41.878 per kilogram. Sementara itu, daging ayam kampung masih bertahan di kisaran Rp69.560 per kilogram.
Harga Daging Sapi Hari Ini
Daging sapi lokal masih menjadi pilihan utama masyarakat untuk berbagai kebutuhan konsumsi dan usaha kuliner. Berikut daftar harga daging sapi per 4 Juni 2026:
- Daging Sapi Segar: Rp140.047 per kg
- Daging Sapi Beku: Rp120.679 per kg
- Daging Sapi Lokal Has Dalam (Tenderloin): Rp141.730 per kg
- Daging Sapi Lokal Has Luar (Sirloin): Rp134.511 per kg
- Daging Sapi Lokal Paha Belakang: Rp141.544 per kg
- Daging Sapi Lokal Paha Depan: Rp139.445 per kg
- Daging Sapi Lokal Tetelan: Rp83.321 per kg
Dari data tersebut, has dalam (tenderloin) menjadi bagian daging sapi dengan harga tertinggi, sedangkan tetelan menjadi pilihan paling ekonomis bagi masyarakat.
Harga Daging Ayam Hari Ini
Di sektor unggas, harga daging ayam relatif lebih terjangkau dibandingkan daging sapi. Berikut rinciannya:
- Daging Ayam Broiler: Rp41.878 per kg
- Daging Ayam Kampung: Rp69.560 per kg
Daging ayam broiler masih menjadi sumber protein favorit masyarakat karena harganya yang lebih ekonomis dan mudah ditemukan di berbagai pasar.
Permintaan Daging Meningkat Jelang Iduladha
Menjelang Hari Raya Iduladha, permintaan daging biasanya mengalami peningkatan. Kondisi tersebut dapat memengaruhi harga di sejumlah daerah, terutama untuk komoditas daging sapi dan ayam.
Meski demikian, pemerintah terus memantau ketersediaan stok pangan guna menjaga stabilitas harga dan memastikan pasokan tetap aman bagi masyarakat.
Harga Daging Masih Stabil
Secara umum, harga daging pada awal Juni 2026 masih berada dalam kondisi relatif stabil. Ketersediaan pasokan yang mencukupi menjadi salah satu faktor yang membantu menjaga harga tetap terkendali di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat.
Masyarakat diimbau untuk berbelanja sesuai kebutuhan dan memantau perkembangan harga pangan dari sumber resmi guna mendapatkan informasi yang akurat.












