Seorang Perempuan Lansia Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya di Karangtengah Cianjur

Warga Perumahan Gunteng Regency, Desa Bojong, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, digegerkan dengan penemuan seorang perempuan lanjut usia (lansia) yang meninggal dunia di dalam rumahnya, Selasa 14 April 2026.(Polsek Karangtengah)

CIANJUREKSPRES.ID – Warga Perumahan Gunteng Regency, Desa Bojong, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, digegerkan dengan penemuan seorang perempuan lanjut usia (lansia) yang meninggal dunia di dalam rumahnya, Selasa 14 April 2026.

Korban diketahui berinisial MSM (63) yang diduga meninggal akibat penyakit yang telah lama dideritanya. Penemuan tersebut bermula dari kecurigaan warga yang kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian.

Kapolsek Karangtengah, AKP Rachmat Hamdan, menjelaskan, setelah menerima laporan, petugas langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan.

“Anggota langsung menuju tempat kejadian perkara dipimpin Kanit Reskrim bersama tim piket dan Bhabinkamtibmas untuk memastikan kondisi di lokasi,” ujarnya kepada wartawan, Rabu 15 April 2026.

Setibanya di rumah korban yang beralamat di Jalan Perumahan Gunteng Regency Nomor 8, petugas mendapati korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa di dalam rumahnya.

Berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban memang memiliki riwayat sakit dan tinggal seorang diri. Anak korban baru mengetahui kejadian tersebut setelah sekitar satu minggu tidak dapat menghubungi ibunya.

“Karena sudah sekitar satu minggu tidak ada komunikasi, anaknya datang ke rumah dan menemukan korban sudah meninggal dunia,” kata Rachmat.

Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Mereka juga telah membuat pernyataan resmi kepada pihak kepolisian.

“Dari keluarga tidak berkenan dilakukan autopsi, sehingga jenazah langsung dimandikan dan dimakamkan,” jelasnya.

Polisi pun tidak dapat memastikan secara pasti waktu kematian korban, mengingat hal tersebut hanya dapat ditentukan melalui pemeriksaan medis lebih lanjut.
Sementara itu, keluarga menyebut kondisi kesehatan korban sebelumnya memang kerap menurun, sebagaimana lazim dialami pada usia lanjut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *