Polres Cianjur Intensifkan Razia Kendaraan, Persempit Ruang Gerak Pelaku Curanmor

Polres Cianjur terus mengintensifkan razia kendaraan bermotor sebagai langkah menekan angka pencurian kendaraan bermotor (curanmor) serta menertibkan pelanggaran lalu lintas.(Foto: Akmal Esa Nugraha/Cianjur Ekspres)

CIANJUREKSPRES.ID – Polres Cianjur terus mengintensifkan razia kendaraan bermotor sebagai langkah menekan angka pencurian kendaraan bermotor (curanmor) sekaligus menertibkan pelanggaran lalu lintas.

Kegiatan razia yang awalnya digelar saat arus mudik Idulfitri itu kini masih berlanjut dan dilakukan secara rutin di berbagai titik, khususnya di kawasan perkotaan.

Kapolres Cianjur, AKBP A. Alexander Yurikho Hadi, mengatakan, razia tidak hanya difokuskan pada waktu tertentu, melainkan dilakukan hampir setiap malam dengan lokasi yang berpindah.

“Tidak hanya saat akhir pekan, tapi juga setiap malam di lokasi yang berbeda di wilayah perkotaan,” katanya, Kamis 9 Maret 2026.

Menurutnya, sasaran utama dalam razia tersebut adalah kendaraan yang tidak memenuhi standar, seperti penggunaan knalpot bising atau tidak dilengkapi kelengkapan administrasi.

“Kami menindak sepeda motor yang menggunakan knalpot brong serta kendaraan yang tidak dilengkapi surat-surat. Semua kami periksa, mulai dari kondisi fisik hingga dokumen seperti STNK dan BPKB,” ujarnya.

Kapolres menjelaskan, razia ini tidak hanya bertujuan untuk penertiban lalu lintas, tetapi juga menjadi upaya preventif dalam menekan aksi curanmor. Dengan pemeriksaan menyeluruh, ruang gerak pelaku kejahatan diharapkan semakin terbatas.

“Ini juga bagian dari pencegahan curanmor. Setiap kendaraan kami periksa, sehingga bisa meminimalisir potensi kejahatan,” jelasnya.

Dia menambahkan, kegiatan razia juga mendapat respons dari masyarakat. Sejumlah warga yang kehilangan sepeda motor bahkan mendatangi lokasi razia maupun Mapolres untuk memastikan kendaraan yang diamankan.

“Ada warga yang datang karena melihat kendaraan yang terjaring mirip dengan miliknya yang hilang. Ini menjadi salah satu upaya kami dalam membantu mengungkap kasus curanmor,” katanya.

Dia mengungkapkan, dalam beberapa waktu terakhir wilayah Cianjur tercatat nihil kasus curanmor, dan pihaknya berupaya mempertahankan kondisi tersebut melalui razia yang terus digencarkan. “Selama 18 hari terakhir nihil curanmor. Mudah-mudahan ini bisa terus dipertahankan,” katanya.

Dia menyebut, ke depannya, razia kendaraan bermotor tidak hanya dilakukan di wilayah kota, tetapi juga akan diperluas hingga kawasan utara dan selatan Cianjur.

“Kami akan gelar juga di wilayah Puncak hingga Cianjur selatan. Pelaku curanmor tidak punya ruang gerak, dan kendaraan yang tidak sesuai aturan pasti kami tindak,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *