CIANJUREKSPRES.ID– Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Jawa Barat pada hari ini, Senin (6/4/2026). Update terbaru pada pukul 14.30 WIB menyebutkan adanya potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir serta angin kencang di sejumlah daerah.
Cuaca ekstrem ini diperkirakan mulai terjadi sekitar pukul 14.40 WIB dan berpotensi berlangsung hingga pukul 17.30 WIB.
Wilayah Terdampak Awal
Beberapa wilayah yang berpotensi terdampak pada fase awal antara lain:
- Kabupaten Sukabumi: Cisolok, Lengkong, Kabandungan, Waluran, Jampang Kulon, Cidolog, Tegal Buleud, Cimanggu
- Kabupaten Cianjur: Tanggeung, Cibinong, Leles
- Kabupaten Majalengka: Bantarujeg, Maja, Majalengka
- Kabupaten Karawang: Pakisjaya
Potensi Perluasan Wilayah
BMKG juga mengingatkan bahwa kondisi cuaca ini dapat meluas ke berbagai daerah lain, di antaranya:
- Kabupaten Sukabumi: Pelabuhanratu, Cibadak, Nagrak, Cicurug, Parungkuda, Cisaat, Kadudampit, hingga wilayah selatan seperti Surade dan Ciracap
- Kabupaten Cianjur: Pacet, Cugenang, Sindangbarang, Agrabinta, hingga Cipanas
- Kabupaten Bandung: Pasirjambu, Ciwidey, Rancabali
- Kabupaten Tasikmalaya: Manonjaya, Gunung Tanjung
- Kabupaten Ciamis: Ciamis, Panjalu, Baregbeg, Sukamantri
- Kabupaten Majalengka: Jatiwangi, Kadipaten, Cigasong, Sukahaji
- Kabupaten Sumedang: Wado, Jatigede, Tomo
- Kabupaten Karawang: Rengasdengklok, Batujaya, Cibuaya
- Kabupaten Bandung Barat: Sindangkerta, Gununghalu
- Kota Sukabumi: Cikole, Baros, Lembursitu
- Kota Tasikmalaya: Cipedes, Indihiang, Kawalu, Mangkubumi
Imbauan kepada Masyarakat
Masyarakat di wilayah terdampak diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, serta pohon tumbang akibat angin kencang.
Selain itu, warga juga diminta untuk:
- Menghindari aktivitas di luar ruangan saat hujan lebat disertai petir
- Waspada terhadap daerah rawan longsor dan banjir
- Memastikan saluran air di sekitar lingkungan tetap lancar
BMKG menegaskan bahwa kondisi ini bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai perkembangan atmosfer.












