CIANJUREKSPRES.ID – Kebakaran melanda sebuah rumah bedeng di Jalan Pangeran Hidayatullah, Gang Bakti RT 01/RW 08, Kelurahan Sawahgede, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, Senin, 23 Februari 2026 sore.
Peristiwa tersebut mengakibatkan empat orang mengalami luka bakar dan harus dilarikan ke rumah sakit.
Warga setempat, Adel (28), mengatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 16.22 WIB di Gang Bakti 4 dekat Masjid Jami Al-Huda.
“Saya dengar dari orang yang ikut bantu, katanya lagi menggoreng untuk buka puasa. Terus katanya gas meledak, tapi saya kurang tahu pasti. Yang jelas saya dengar suara histeris dari dalam rumah, dan sempat terlihat api,” katanya di lokasi kejadian.
Menurutnya, korban mengalami luka bakar cukup serius sehingga harus di bawa ke rumah sakit.
“Ada empat korban, dua diantaranya sudah lansia, dua lagi cucunya. Kejadian terjadi pas gerimis tadi,” kata Adel.
Sementara itu, Komandan Regu Damkar Cianjur, Iman Maulani, mengatakan, pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 16.22 WIB dan langsung bergerak ke lokasi.
“Kami menerima laporan pukul 16.22 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 16.27 WIB. Saat petugas datang, api sudah dalam kondisi menyala,” katanya.
Menurutnya, kebakaran diduga dipicu kebocoran gas elpiji di bagian dapur rumah. Saat kejadian, kompor disebut tengah digunakan untuk memasak.
“Diduga akibat gas elpiji bocor. Kebetulan api berasal dari dapur, kemungkinan saat gas sedang menyala,” kata Iman.
Dia menambahkan, berdasarkan informasi yang diterima petugas, korban diduga mengalami luka bakar saat berupaya menyiram api yang muncul dari kebocoran gas tersebut.
“Informasi yang kami terima, kemungkinan gas keluar lalu muncul api di bawah. Diduga ada upaya menyiram menggunakan air sehingga korban terkena luka bakar,” kata Iman.
Keempat korban langsung dibawa ke RSUD Sayang Cianjur untuk mendapatkan penanganan medis.
“Iya, semuanya dirawat di RSUD Sayang. Yang paling parah itu ibu-ibu yang sedang duduk di kursi,” katanya.
Damkar Cianjur mengerahkan delapan personel dengan dua unit kendaraan pemadam.
“Kami menurunkan dua unit, yakni satu unit Firedome dan satu unit Water Supply. Api berhasil dipadamkan setelah proses penanggulangan sekitar 40 menit,” ungkap Iman.
Dia menyebut, kerugian akibat kejadian tersebut yaitu kisaran Rp8 juta. “Untuk kerugian kurang lebih di Rp8 juta,” kata Iman.












