CIANJUREKSPRES.ID – Upaya mendukung program ketahanan pangan nasional terus dilakukan jajaran Polres Cianjur. Salah satunya melalui pendampingan yang dilakukan Polsek Sukanagara pada kegiatan panen jagung hibrida milik Kelompok Tani Agro Taruna Tani di Kampung Parabon RT 01/RW 01, Desa Sukarame, Kecamatan Sukanagara, Kabupaten Cianjur, Sabtu 20 Juni 2026.
Panen dilakukan di lahan seluas 6.000 meter persegi yang dikelola oleh tiga petani anggota Kelompok Tani Agro Taruna Tani di bawah kepemimpinan A. Mudrik. Jagung hibrida yang dipanen tersebut telah ditanam sejak 30 Oktober 2025 dan diperkirakan menghasilkan sekitar dua ton pipilan kering.
Kegiatan panen mendapat pendampingan langsung dari Kapolsek Sukanagara AKP Dedi bersama Bhabinkamtibmas Desa Sukarame Aiptu Irfan Ardiansyah. Kehadiran personel kepolisian tersebut merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan yang menjadi salah satu prioritas pemerintah.
Aiptu Irfan Ardiansyah mengatakan, secara umum proses budidaya hingga panen berlangsung baik meskipun para petani sempat menghadapi sejumlah kendala selama masa tanam.
“Alhamdulillah panen berjalan lancar. Kendala yang dihadapi selama proses budidaya hanya curah hujan yang cukup tinggi dan serangan hama burung. Namun hal tersebut dapat diatasi sehingga hasil panen tetap optimal,” ujarnya.
Ia menjelaskan, keterlibatan Polri dalam sektor pertanian tidak hanya sebatas pengamanan kegiatan panen, tetapi juga memberikan pendampingan serta motivasi kepada petani agar tetap produktif dalam mengelola lahan pertanian.
Menurutnya, keberhasilan panen jagung hibrida tersebut menjadi bukti nyata sinergi antara petani, pemerintah desa, dan kepolisian dalam mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional.
“Polsek Sukanagara siap mengawal program ketahanan pangan mulai dari proses penanaman, perawatan, hingga panen. Harapannya produktivitas pertanian di wilayah Sukanagara terus meningkat dan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Selain menjadi sumber pendapatan bagi petani, hasil panen jagung hibrida tersebut juga diharapkan dapat berkontribusi terhadap pemenuhan kebutuhan pangan di wilayah Kabupaten Cianjur.












