CIANJUREKSPRES.ID – MAB (2) seorang balita asal Kecamatan Leles, Kabupaten Cianjur, korban keracunan diduga usai mengkonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG) dikabarkan meninggal dunia usai dirujuk dan menjalani perawatan di RSUD Pagelaran.
Berdasarkan informasi yang didapat MAB dinyatakan meninggal dunia pada Kamis 23 April 2026.
Sebelum meninggal dunia, balita tersebut sempat mendapatkan penanganan di Puskesmas Leles karena mengalami gejala keracunan pada Selasa 14 April 2026.
Direktur RSUD Pagelaran, Irfan Nur Fauzy, mengatakan, pasien balita MAB (2) tiba di IGD RSUD Pagelaran dalam kondisi tidak stabil.
“Pasien balita ini merupakan rujukan dari Puskesmas Leles, tiba di IGD langsung mendapatkan penanganan karena kondisinya tidak stabil, lemas, pusing, dan tangan serta kaki bengkak,” katanya saat dihubungi.
Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, kata Irfan, pasien balita tersebut meninggal dunia karena syok septik.
“Hanya sekitar 12 jam dari pertama tiba di IGD, pasien meninggal dunia. Diagnosisnya syok septik. Karena, sejak awal penanganan pasien juga ada riwayat diare,” katanya.
Sebanyak 134 anak di Kecamatan Leles, Kabupaten Cianjur, dilaporkan mengalami gejala dugaan keracunan diduga usai mengonsumsi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Ratusan anak mengalami gejala keracunan tersebut mulai mengeluhkan mual, dan pusing pada Selasa 14 April 2026 lalu. Kini ratusan korban sudah mulai pulih kembali setelah mendapatkan penanganan medis.
Kepala Puskesmas Leles, Tedi Nugraha, membenarkan adanya kejadian anak yang mengalami gejala keracunanan tersebut sejak satu pekan terakhir.
“Keluhan sudah muncul sejak Senin sore, tetapi masih sedikit. Mulai meningkat pada Kamis dan Jumat, hingga total tercatat 134 orang yang sudah mendapatkan penanganan,” katanya.










