Prabowo dan Gibran Tunaikan Zakat di Istana, Baznas Himpun Rp3,8 Miliar dari 111 Muzaki

Prabowo dan Gibran Tunaikan Zakat di Istana, Baznas Himpun Rp3,8 Miliar dari 111 Muzaki

CIANJUREKSPRES.ID- Presiden Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan jajaran menteri Kabinet Merah Putih menunaikan zakat melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) di Istana Negara. Kegiatan tersebut dikemas dalam tema “Zakat Menguatkan Indonesia”.

Penyerahan zakat di lingkungan Istana ini juga menjadi bagian dari rangkaian sidang kabinet paripurna. Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara, termasuk Menteri Agama Nasaruddin Umar, para menteri dan wakil menteri, kepala badan, penasihat khusus presiden, hingga asisten khusus presiden.

Zakat yang ditunaikan Presiden diterima langsung oleh Ketua Baznas, Sodik Mudjahid, sekaligus didoakan sebagai bagian dari tugas amil. Pada kesempatan itu, layanan Konter Zakat Istana berhasil menghimpun dana lebih dari Rp3,8 miliar dari 111 muzaki.

Dalam sambutannya usai menunaikan zakat, Presiden Prabowo menegaskan bahwa langkah tersebut menjadi contoh nyata peran penting Baznas dalam kehidupan berbangsa. Ia juga menekankan perlunya koordinasi dan konsolidasi seluruh lembaga keuangan dan ekonomi berbasis keagamaan agar mampu memaksimalkan potensi ekonomi nasional secara efektif, efisien, dan berbasis teknologi.

Sementara itu, Ketua Baznas Sodik Mudjahid mengungkapkan rasa syukur atas pelaksanaan “Zakat Istana” yang berlangsung di bulan suci Ramadan. Ia menilai momentum tersebut sangat berarti dalam memperkuat gerakan zakat nasional.

Sodik menjelaskan bahwa pada Ramadan 2026, Baznas menargetkan penghimpunan zakat sebesar Rp515 miliar, sebagai bagian dari target pengumpulan Baznas pusat yang mencapai Rp1,4 triliun pada tahun 2026. Secara nasional, Baznas menargetkan pengelolaan zakat hingga Rp66 triliun, dengan proyeksi khusus Ramadan mencapai Rp6 triliun melalui sekitar 760 lembaga zakat, baik Baznas maupun LAZ di seluruh Indonesia.

Lebih lanjut, ia berharap keteladanan Presiden dan Wakil Presiden dalam menunaikan zakat melalui Baznas dapat mendorong partisipasi para pejabat negara, pelaku usaha, serta masyarakat luas untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah. Hal ini dinilai penting dalam meningkatkan kesejahteraan umat serta membantu mengurangi angka kemiskinan di Indonesia.

Dalam kesempatan yang sama, Sodik juga mengajak masyarakat untuk menunaikan zakat sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus investasi akhirat. Ia menegaskan bahwa Baznas siap menerima dan menyalurkan zakat kepada para mustahik secara amanah dan sesuai syariat.

Acara tersebut turut dihadiri oleh jajaran pimpinan Baznas, termasuk Wakil Ketua Zainut Tauhid Sa’adi, serta para pejabat lainnya dari bidang pengumpulan dan pendistribusian zakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *