Mobil Diduga Pengangkut Jeriken Berisi BBM Hangus Terbakar di Jalan Raya Puncak Cianjur

Api membakar sebuah mobil minibus yang diduga mengangkut jeriken berisi BBM di Jalan Raya Puncak, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur pada Selasa, 2 Desember 2025. (Foto: Tangkapan layar video yang beredar)

CIANJUREKSPRES.ID – Sebuah mobil minibus yang diduga mengangkut jeriken berisi bahan bakar minyak (BBM) ludes terbakar di Jalan Raya Puncak, tepatnya di Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, pada Selasa, 2 Desember 2025.

Menurut informasi yang dihimpun Cianjur Ekspres, peristiwa itu membuat sang sopir mengalami luka bakar ringan di bagian tangan.

Video yang beredar di media sosial menunjukkan mobil tersebut terbakar hebat hingga hanya menyisakan rangka di sisi Jalan Raya Puncak, Cipanas. Beberapa jeriken tampak berada di sekitar lokasi, diduga merupakan muatan kendaraan tersebut.

Kapolsek Pacet, AKP Amir Said, menjelaskan kebakaran itu terjadi tak lama setelah kendaraan yang dikemudikan Yandi (23) keluar dari sebuah SPBU di kawasan Puncak.

“Sesaat setelah meninggalkan SPBU, muncul percikan dari bagian tengah mobil yang langsung memicu kobaran api,” kata Amir.

Mengetahui adanya api, Yandi segera menghentikan kendaraannya di bahu jalan dan berusaha menyelamatkan diri. Namun, begitu dia keluar, api semakin membesar dan melahap seluruh bagian mobil.

“Melihat ada api, sopir langsung menepikan mobilnya. Begitu keluar dari mobil, api langsung membesar. Benar, dari informasi sementara mobil itu membawa jeriken berisi BBM. Namun kami masih mendalami asal SPBU tempat pengisian dan tujuannya untuk apa,” katanya.

Menurutnya, petugas Damkar Cipanas diterjunkan untuk memadamkan api. Sekitar 30 menit kemudian, api berhasil dikendalikan.

“Kebakaran terjadi sekitar pukul 08.00 WIB dan api padam sekitar pukul 08.30 WIB,” katanya.

Dia menambahkan, sopir mengalami luka bakar ringan, diduga akibat tersambar api saat berusaha mengeluarkan jeriken dari dalam kendaraan.

“Korban sudah dibawa ke RSUD Cimacan untuk menjalani perawatan,” pungkasnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *