2,5 Jam Proses Pemadaman, Kebakaran di Toko Sanya Cianjur Berhasil Dipadamkan

Kebakaran toko sanya
Kebakaran hebat melanda Toko Sanya di Kelurahan Muka, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, Sabtu 24 Januari 2026. Butuh waktu 2,5 jam untuk memadamkan api(Cianjur Ekspres/Akmal Esa Nugraha)

CIANJUREKSPRES.ID – Kebakaran hebat melanda Toko Sanya di Kelurahan Muka, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, Sabtu 24 Januari 2026. Butuh waktu 2,5 jam untuk memadamkan api.

Kapolres Cianjur, AKBP Alexander Yurikho Hadi, mengatakan, proses pemadaman telah memasuki tahap pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi sumber api yang berpotensi menimbulkan kebakaran susulan.

“Saat ini kami fokus pada proses pendinginan,” katanya di lokasi kejadian.

Dia menegaskan penanganan kebakaran tersebut bukan hanya melibatkan petugas pemadam kebakaran, tetapi juga berbagai unsur lain yang bergerak secara gotong royong.

“Yang bergerak bukan hanya Damkar dari Satpol PP Kabupaten Cianjur, tetapi juga Perumdam, dinas-dinas yang memiliki mobil tangki air, termasuk kami dari Polres Cianjur yang mengerahkan kendaraan pengendali massa atau water cannon untuk membantu pemadaman,” katanya.

Menurutnya, total armada yang dikerahkan dalam proses pemadaman mencapai hampir 10 unit dari berbagai instansi. Seluruh sarana yang memiliki kemampuan pemadaman, baik water tank maupun armada khusus, dikerahkan untuk mengendalikan api.

“Hampir 8, 9, sampai 10 armada. Semua unit yang punya kemampuan pemadaman kami libatkan. Ini murni kerja kolaboratif,” katanya.

Dia menyebut proses pemadaman berlangsung selama kurang lebih dari dua setengah jam, sejak api pertama kali diketahui sekitar pukul 15.30 WIB hingga menjelang pukul 17.00 WIB.

“Kurang lebih dua setengah jam ya proses pemadaman. Lalu kami juga akan memastikan betul tidak ada lagi sumber api atau bahan yang bisa memicu kebakaran kembali,” katanya.

Dia mengungkapkan padatnya bangunan di sekitar lokasi serta kondisi cuaca yang cukup berangin menjadi tantangan utama dalam proses pemadaman.

“Bangunan yang rapat dan angin membuat api cepat menyebar, sementara air sulit menjangkau titik api,” katanya.

Meski begitu, dia memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Untuk kerugian materi, pihak kepolisian masih melakukan pendataan bersama pemilik toko.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Kerugian material masih kami hitung karena perlu pendataan jenis dan nilai barang yang terbakar,” katanya.

Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Polres Cianjur akan melibatkan Laboratorium Forensik Polri untuk memastikan sumber dan penyebab api.

“Kami masih penyelidikan lebih lanjut, nanti akan kami sampaikan kembali. Kami akan menggunakan peran dan fungsi forensik dari pusat untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran,” katanya.

Kapolres Cianjur menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, termasuk petugas pemadam kebakaran, dinas terkait, Perumdam, Satlantas, serta masyarakat yang turut membantu.

“Terima kasih kepada seluruh elemen Kota Cianjur yang bergerak bersama. Ini bukti bahwa Cianjur sebagai sebuah kota menjalankan fungsinya dengan baik dalam menghadapi bencana,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *