CIANJUREKSPRES.ID — Sinergi antara awak media dan kepolisian kembali terlihat nyata dalam pengamanan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Kabupaten Garut.
Sejumlah jurnalis dari berbagai organisasi pers memberikan apresiasi langsung kepada petugas Polres Garut yang tengah bertugas dalam rangka Operasi Lilin Lodaya 2025, Selasa 30 Desember 2025.
Apresiasi tersebut diwujudkan melalui aksi berbagi makanan dan minuman kepada personel kepolisian yang berjaga di sejumlah titik rawan kepadatan lalu lintas. Kegiatan ini menjadi bentuk dukungan moril bagi petugas yang harus bekerja dalam waktu panjang demi menjaga kelancaran arus kendaraan dan keamanan masyarakat selama libur akhir tahun.
Ketua PWI Garut, Aep Hendy menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi awak media dengan pihak swasta, yakni Mawmie, sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap petugas di lapangan.
“Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara awak media dengan Mawmie. Ini bentuk empati dan apresiasi kami kepada petugas kepolisian yang selama Nataru bekerja tanpa mengenal lelah demi kelancaran lalu lintas dan keamanan masyarakat,” ujar Aep Hendy.
Dia menegaskan, peran media tidak hanya sebatas menyampaikan informasi, tetapi juga ikut hadir memberikan dukungan moral kepada aparat yang menjalankan tugas pelayanan publik.
Hal senada disampaikan Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Garut, Wildan Fadilah. Menurutnya, sinergi antara media dan kepolisian perlu terus dirawat agar tercipta situasi yang kondusif di tengah masyarakat.
“Kami melihat langsung bagaimana petugas di lapangan bekerja dengan penuh tanggung jawab dan pendekatan humanis. Kolaborasi seperti ini penting untuk menunjukkan bahwa media dan kepolisian berjalan seiring dalam melayani masyarakat,” ungkapnya.
Kepala Satuan Lalulintas Polres Garut, Iptu Aang Andi Suhandi mengapresiasi perhatian dan dukungan yang diberikan awak media. Dia menyebut kolaborasi tersebut menjadi penyemangat bagi personel yang bertugas.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian dan dukungan rekan-rekan media. Sinergi ini sangat berarti bagi anggota di lapangan, sekaligus membantu kami dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat selama Operasi Lilin Lodaya,” ujarnya.
Aang menambahkan, media merupakan mitra strategis Polri dalam menciptakan situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar, terutama pada momentum libur panjang dengan mobilitas masyarakat yang tinggi.
“Semoga hubungan baik antara Polri, awak media, dan unsur masyarakat dapat terus terjaga, tidak hanya saat pengamanan Nataru, tetapi juga dalam berbagai kegiatan pelayanan kepolisian lainnya demi kepentingan publik yang lebih luas,” katanya.
Perwakilan Mawmie Garut, Arif menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen untuk hadir dan berbagi manfaat bagi masyarakat, termasuk kepada aparat yang menjalankan tugas kemanusiaan.
“Petugas kepolisian dalam Operasi Lilin ini menjalankan tugas yang sangat berat dan penuh tanggung jawab. Mereka harus tetap siaga demi memastikan masyarakat dapat beraktivitas dan merayakan hari besar dengan aman. Melalui pembagian makanan ini, Mawmie ingin menyampaikan rasa terima kasih dan dukungan,” ujar Arif.
Dia menambahkan, sebagai perusahaan di bidang food and beverage, Mawmie memiliki tanggung jawab sosial untuk berbagi kebaikan melalui produk yang dimilikinya.
“Kami percaya bahwa berbagi makanan adalah salah satu cara paling sederhana namun bermakna untuk menunjukkan kepedulian. Semoga apa yang kami berikan bisa menjadi tambahan energi dan semangat bagi para petugas dalam menjalankan tugasnya,” tambahnya.
Arif berharap pihaknya dapat terus menjalin sinergi positif dengan media, aparat keamanan, dan masyarakat, serta berkontribusi dalam menciptakan situasi yang aman, nyaman, dan kondusif di Kabupaten Garut.(*)












