Kapolda Jabar Resmikan Tugu Knalpot Ayam Pelung di Cianjur, Jadi Pesan Edukasi untuk Remaja

Kapolda Jabar Resmikan Tugu Knalpot Ayam Pelung di Cianjur, Jadi Pesan Edukasi untuk Remaja
Tugu Knalpot Ayam Pelung di simpang LLAJ/Taman Kota Ramayana, Kelurahan Muka, Kecamatan Cianjur, Rabu 16 September 2026.(Cianjur Ekspres/Moch Nur sidin)

CIANJUREKSPRES.ID – Polda Jawa Barat menjadikan penertiban knalpot brong sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran generasi muda, terhadap ketertiban dan kenyamanan di ruang publik. Pesan tersebut dituangkan melalui pembangunan Tugu Knalpot Ayam Pelung di simpang LLAJ/Taman Kota Ramayana, Kelurahan Muka, Kecamatan Cianjur, Rabu 16 September 2026.

Monumen yang memanfaatkan knalpot hasil razia kepolisian itu resmi diresmikan Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Pipit Rismanto. Peresmian ditandai dengan penandatanganan monumen secara simbolis, dan disaksikan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Cianjur.

Kapolda Jabar, Irjen Pol Pipit Rismanto mengatakan, keberadaan tugu tersebut diharapkan menjadi media pembelajaran bagi masyarakat, terutama kalangan remaja yang selama ini menjadi salah satu kelompok pengguna knalpot brong.

Menurut Pipit, penggunaan knalpot dengan suara bising pada sebagian remaja tidak hanya berkaitan dengan kendaraan, tetapi juga menyangkut perilaku untuk memperoleh pengakuan dan perhatian dari lingkungan.

“Monumen ini merupakan bagian dari perilaku menyimpang yang dilakukan adik-adik remaja kita untuk mendapatkan pengakuan kehebatannya,” kata Pipit dalam sambutannya.

Dia menyebut, mayoritas pengguna knalpot brong berasal dari kalangan remaja. Suara kendaraan yang dibuat lebih bising, kata dia, kerap digunakan sebagai sarana untuk menarik perhatian.

“Karena generasi kita kurang memperhatikan, sehingga mencari perhatian dengan membesarkan suara motor,” ujarnya.

Pipit menegaskan, penanganan persoalan tersebut tidak dapat hanya dibebankan kepada kepolisian. Menurutnya, keluarga, sekolah, pemerintah dan lingkungan masyarakat memiliki peran dalam membentuk perilaku generasi muda.

“Perilaku mereka menjadi tanggung jawab kita, peran orangtua, guru di sekolah dan peran kita sebagai pemerintah serta peran lingkungan,” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Cianjur, Ramzi, mengapresiasi langkah Polres Cianjur yang memanfaatkan hasil razia knalpot brong menjadi sebuah monumen. Dia menilai, pembangunan tugu tersebut menjadi bentuk inovasi kepolisian dalam menyampaikan pesan ketertiban kepada masyarakat.

Ramzi mengatakan, dalam beberapa bulan terakhir jajaran Polres Cianjur telah melakukan berbagai upaya untuk menertibkan penggunaan knalpot brong yang dianggap mengganggu kenyamanan masyarakat.

“Ini kembali salah satu inovasi yang dilakukan oleh Pak Kapolres kita, Polres Kabupaten Cianjur. Beberapa bulan ini terasa sekali keinginan besar dari Pak Kapolres beserta seluruh jajaran, bagaimana caranya menertibkan sesuatu yang tidak nyaman, salah satunya adalah knalpot brong,” kata Ramzi.

Menurut Ramzi, keberadaan tugu dengan bentuk ayam pelung juga memiliki nilai tersendiri, karena ayam pelung merupakan salah satu identitas yang melekat dengan Kabupaten Cianjur. Knalpot hasil penertiban kemudian diolah menjadi bagian dari monumen tersebut.

“Beliau berimprovisasi mengumpulkan hasil razia knalpot-knalpot ini, akhirnya dibuatkan tugu seperti ini,” katanya.

Dia berharap, monumen tersebut tidak berhenti sebagai ornamen di kawasan perkotaan, tetapi dapat menjadi pengingat bagi masyarakat mengenai pentingnya menjaga ketertiban dan kenyamanan bersama.

Ramzi juga mengajak generasi muda mengalihkan energi mereka ke kegiatan yang lebih produktif, serta mulai mempersiapkan masa depan dengan menetapkan target dan menghindari perilaku yang hanya dilakukan karena mengikuti tren.

“Kalau kita sayang sama diri kita, sayang sama kedua orang tua kita, sama keluarga, ayo siapkan diri kita. Kalau hanya sebatas ngikut-ngikutan, percaya deh, nanti ujungnya kalian akan pusing sendiri dan akhirnya akan memberatkan orang tua kalian,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *