PERSIB U13 berhasil menorehkan prestasi di Piala Soeratin 2026 regional Jawa Barat. Maung Ngora keluar sebagai juara setelah meraih kemenangan 3-0 atas B.A.J Kids Soccer pada partai final yang berlangsung di Stadion Persikas, Subang, Senin (7/9/2026).
Pertandingan final berjalan cukup ketat pada babak pertama. PERSIB U13 harus bekerja keras untuk menemukan ruang di lini pertahanan B.A.J Kids Soccer sebelum akhirnya mampu mencetak gol pembuka.
Ridho Febrian Marcellino Patty memecah kebuntuan pada menit ke-34. Gol tersebut membuat kepercayaan diri para pemain PERSIB meningkat.
Memasuki babak kedua, Maung Ngora semakin leluasa mengembangkan permainan. Syamsul Arip Al Rossid kemudian menggandakan keunggulan pada menit ke-55.
Tiga menit berselang, Muhammad Elreal kembali mencatatkan namanya di papan skor. Gol tersebut memastikan PERSIB U13 menang 3-0 sekaligus mengunci gelar juara regional Jawa Barat.
Keberhasilan tersebut juga membawa PERSIB U13 melaju ke putaran nasional Piala Soeratin yang dijadwalkan mulai bergulir pada 15 September 2026.
Pelatih PERSIB U13, Jejen Zaenal Abidin, mengapresiasi kerja keras para pemain sepanjang kompetisi. Ia menilai keberhasilan menjadi juara merupakan hasil dari proses perkembangan tim yang telah dibangun sejak mengikuti kompetisi regional Bandung Raya.
“Setelah anak-anak berjuang di Bandung Raya lalu juara juga di Jawa Barat, alhamdulillah kami bisa main lagi di putaran nasional Piala Soeratin. Sejak awal di regional Bandung Raya hingga final di Jawa Barat, anak-anak terus berprogres,” ujar Jejen, Rabu (9/9/2026).
Jejen mengakui timnya sempat mengalami kesulitan pada babak pertama pertandingan final. Para pemain dinilai masih mengikuti pola permainan lawan sehingga tidak mudah menciptakan peluang.
Situasi mulai berubah setelah PERSIB berhasil mencetak gol pertama. Kondisi fisik pemain B.A.J Kids Soccer yang mulai menurun pada babak kedua kemudian dimanfaatkan Maung Ngora untuk menambah dua gol.
“Namun memang, anak-anak sempat kesulitan di babak pertama karena mereka terbawa permainan lawan. Tapi setelah membuat gol lalu di babak kedua, lawan sudah terlihat kelelahan. Itu yang kami manfaatkan sehingga bisa menambah keunggulan,” kata Jejen.
Setelah memastikan gelar juara Jawa Barat, PERSIB U13 langsung mempersiapkan diri menghadapi putaran nasional. Jejen menyadari persaingan di tingkat nasional akan jauh lebih berat sehingga tim tidak memiliki banyak waktu untuk bersantai.
Pelatih berencana meningkatkan kualitas tim dari berbagai aspek, mulai dari pertahanan, transisi hingga pola menyerang.
“Pastinya, putaran nasional butuh kualitas lebih tinggi. Mulai hari ini, kami akan tingkatkan lagi kualitas permainan mulai dari bertahan, transisi, menyerang, dan semuanya,” ujarnya.
Selain kemampuan teknis, pemahaman taktik juga menjadi perhatian tim pelatih. Para pemain PERSIB U13 masih berada dalam tahap adaptasi dengan permainan 11 lawan 11 sehingga pemahaman terhadap strategi pertandingan perlu terus ditingkatkan.
“Terlebih, anak-anak masih dalam transisi memahami taktik 11 vs 11, yang butuh terus diingatkan,” pungkas Jejen.
Prestasi PERSIB U13 tidak hanya terlihat dari keberhasilan meraih gelar juara secara tim. Dua pemain Maung Ngora juga memperoleh penghargaan individu. Azka Fadillah Mudzakir dinobatkan sebagai Kiper Terbaik, sedangkan Muhammad Elreal meraih penghargaan Pemain Terbaik.
Perjalanan PERSIB U13 Menuju Gelar Juara
Performa PERSIB U13 sepanjang perjalanan menuju gelar juara terbilang produktif. Dalam tiga pertandingan yang tercatat, Maung Ngora mencetak total 15 gol dan hanya kebobolan satu kali.
B.A.J Kids Soccer 0-3 PERSIB
Ridho Febrian Marcellino Patty (34), Syamsul Arip Al Rossid (55), Muhammad Elreal (58).
PERSIB 6-1 Jatira Bandung Soccer
Adrian Alninemar Airlangga (7), Zaqy Tanu Zulfadly (17), Faiz Nur Hafiiz (19), Ridho Febrian Marcellino Patty (36), Mochammad Dafi Aish Al Asadi (43), Lizarazu Lazuardi Lesmana (45).
Alas Kuningan 0-6 PERSIB
Muhammad Elreal (3, 11, 37), Zaqy Tanu Zulfadly (penalti, 17), Zidni Ilman Addawami (53).












