CIANJUREKSPRES.ID- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Bandung merilis informasi dinamika cuaca dan iklim wilayah Bandung Raya yang berlaku pada 14–19 Desember 2025. Berdasarkan analisis kondisi atmosfer terkini, wilayah Jawa Barat, termasuk Bandung Raya, masih berpotensi mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga lebat, terutama pada siang hingga malam hari.
Secara global, sejumlah faktor atmosfer dan laut memengaruhi pola cuaca di Indonesia bagian barat. Nilai Southern Oscillation Index (SOI) tercatat +2,9 dan dinilai tidak signifikan terhadap peningkatan curah hujan. Namun, Indian Ocean Dipole (IOD) berada pada angka -0,63 yang berpotensi meningkatkan aktivitas awan hujan di wilayah Indonesia barat. Sementara itu, indeks ENSO Nino 3.4 tercatat -0,74 dan turut mendukung pertumbuhan awan konvektif di beberapa wilayah.
BMKG juga memantau aktifnya gelombang Rossby ekuatorial, belokan angin, serta konvergensi di wilayah Jawa Barat yang berkontribusi terhadap pembentukan awan hujan. Meski TC Bakung di Samudra Hindia barat Lampung terpantau menjauhi Indonesia, keberadaan bibit siklon tropis 93S di selatan Nusa Tenggara tetap memberikan dampak tidak langsung berupa peningkatan kecepatan angin dan tinggi gelombang laut di wilayah selatan.
Untuk skala regional, suhu permukaan laut di perairan Jawa Barat masih relatif hangat dan kelembapan udara cukup tinggi, berkisar antara 60–95 persen, sehingga mendukung hujan lokal. Di Bandung Raya sendiri, kelembapan udara pada lapisan atmosfer 850–700 mb berada pada kisaran 50–90 persen.
Analisis pola angin menunjukkan angin bertiup variabel, menandakan melemahnya Monsun Australia dan mulai masuknya Monsun Asia. Suhu udara di Bandung Raya diperkirakan berkisar antara 18–20°C untuk minimum dan 30–32°C untuk maksimum. Data BMKG mencatat suhu minimum terendah bulan Desember 2025 terjadi pada 5 Desember sebesar 19,8°C, sedangkan suhu maksimum tertinggi mencapai 32,0°C.
BMKG menegaskan bahwa Jawa Barat telah memasuki musim hujan, dengan puncaknya diperkirakan berlangsung antara November 2025 hingga Maret 2026. Dalam sepekan ke depan, cuaca umumnya cerah berawan hingga berawan pada pagi hari, dengan potensi hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang pada siang hingga malam.
Untuk Bandung Raya, cuaca diprakirakan cerah berawan pada pagi hari dan berpotensi hujan ringan hingga sedang pada siang, sore, dan malam. Suhu berkisar 19–32°C, kelembapan 50–94 persen, dengan angin dominan dari barat daya berkecepatan 5–20 km/jam.
BMKG mengimbau masyarakat dan instansi terkait untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologis, seperti banjir, longsor, genangan air, dan pohon tumbang. Masyarakat di wilayah pegunungan diminta waspada longsor, sementara daerah dataran rendah dan sekitar sungai dianjurkan membersihkan saluran air guna mencegah banjir. Saat cuaca buruk, warga diimbau berlindung di dalam ruangan dan menghindari berteduh di bawah pohon atau papan reklame.
Untuk informasi cuaca terkini dan terpercaya, masyarakat diminta memantau kanal resmi BMKG melalui media sosial, situs www.bmkg.go.id, dan aplikasi InfoBMKG.












