CIANJUR EKSPRES.ID – Kebun Raya Cibodas kembali menghadirkan daya tarik alam yang selalu dinantikan wisatawan, yakni mekarnya bunga sakura (Prunus cerasoides). Memasuki musim berbunga pada akhir Juli 2026, kawasan wisata di kaki Gunung Gede Pangrango itu kembali dihiasi hamparan bunga sakura yang bermekaran dan menciptakan pemandangan memukau.
Pada periode mekar kali ini, kemunculan kuncup bunga mulai terpantau sejak pekan kedua Juli, kemudian berkembang menjadi bunga yang bermekaran pada pekan ketiga Juli. Kondisi bunga dinilai cukup optimal sehingga menjadi waktu yang tepat bagi masyarakat untuk menikmati keindahan sakura secara langsung.
Branch Manager Kebun Raya Cibodas, Dede Dani Rudiansyah, menjelaskan bahwa bunga sakura di Kebun Raya Cibodas memiliki keunikan dibandingkan sakura di negara lain. Tanaman ini dapat berbunga dua kali dalam setahun, yakni pada periode Januari–Februari dan kembali pada Juli–Agustus.
Menurutnya, lama waktu bunga bertahan sangat dipengaruhi oleh kondisi cuaca. Apabila cuaca cerah, bunga sakura dapat mekar selama satu hingga dua minggu. Namun, jika hujan turun secara terus-menerus, kelopak bunga biasanya mulai berguguran dalam waktu sekitar tiga hingga lima hari.
Prunus cerasoides merupakan tanaman berkayu dari famili Rosaceae yang bersifat menggugurkan daun. Menjelang masa berbunga, sebagian besar daunnya akan rontok sehingga bunga berwarna merah muda hingga putih bermekaran hampir bersamaan. Fenomena tersebut menciptakan panorama khas yang menjadi salah satu ikon wisata Kebun Raya Cibodas.
Keunikan sakura yang dapat berbunga dua kali setiap tahun menjadikan Kebun Raya Cibodas sebagai destinasi favorit wisata alam sekaligus edukasi. Pengunjung dapat menikmati keindahan bunga sakura tanpa harus bepergian ke luar negeri.
Pihak pengelola juga mengimbau seluruh pengunjung untuk ikut menjaga kelestarian koleksi tanaman dengan tidak memetik bunga, tidak merusak tanaman, menjaga kebersihan kawasan, serta mematuhi seluruh aturan yang berlaku agar keindahan sakura tetap terpelihara dan dapat dinikmati oleh masyarakat di masa mendatang.
Kebun Raya Cibodas sendiri berdiri sejak 11 April 1852 dan berlokasi di kaki Gunung Gede serta Gunung Pangrango, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Berada pada ketinggian sekitar 1.300 hingga 1.425 meter di atas permukaan laut dengan luas mencapai 85 hektare, kawasan ini memiliki suhu yang sejuk sehingga menjadi habitat ideal bagi berbagai koleksi tanaman dataran tinggi dari Indonesia maupun mancanegara.












