CIANJUREKSPRES.ID – Sebuah mobil milik wisatawan asal Cengkareng, Jakarta Barat, hangus terbakar di kawasan Villa Kota Bunga, Blok M, Desa Sukanagalih, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, Minggu, 22 Maret 2026, sore. Insiden itu terjadi setelah kendaraan tersebut menabrak gardu listrik saat digunakan untuk belajar mengemudi.
Menurut informasi yang dihimpun Cianjur Ekspres, peristiwa bermula saat keluarga pemilik kendaraan bersiap meninggalkan lokasi usai berlibur. Namun sebelum berangkat, mobil sempat digunakan oleh anak pemilik untuk belajar menyetir di area villa.
Diduga belum menguasai kendaraan, pengemudi kehilangan kendali hingga mobil menabrak gardu listrik yang berada di sekitar lokasi. Benturan tersebut memicu percikan api yang kemudian menyambar kendaraan dan dengan cepat membesar.
Komandan Regu Damkar Unit Manajemen Kebakaran (UMK) 3 Cipanas, Rudiansyah, mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian sekitar pukul 15.30 WIB.
“Setelah menerima laporan, kami langsung menuju lokasi. Jarak tempuh sekitar 6,8 kilometer dan tiba pukul 15.55 WIB,” katanya.
Lanjutnya, setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan upaya pemadaman sekaligus mencegah api merembet ke bangunan di sekitar area kejadian.
“Api diduga berasal dari percikan instalasi listrik setelah mobil menabrak gardu. Petugas segera melakukan pemadaman agar tidak meluas,” katanya.
Dia menuturkan, proses pemadaman dan pendinginan berlangsung sekitar 45 menit hingga api berhasil dikendalikan sepenuhnya. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut karena seluruh penumpang berhasil menyelamatkan diri.
“Pendinginan sekitar 45 menit. Tidak ada korban jiwa,” katanya.
Meski begitu, kendaraan jenis minibus milik korban mengalami kerusakan akibat terbakar. Kerugian materiil ditaksir mencapai sekitar Rp100 juta.
“Kondisi mobil hangus total. Kerugian ditaksir mencapai Rp100 juta,” katanya.
Pihaknya mengimbau masyarakat, terutama wisatawan, agar lebih berhati-hati saat berkendara di kawasan pemukiman atau wisata, khususnya bagi pengemudi yang masih belajar.
“Perhatikan kondisi sekitar, apalagi jika ada instalasi listrik. Keselamatan harus menjadi prioritas,” pungkasnya.












