CIANJUREKSPRES.ID – Dinas Peternakan Kesehatan Hewan dan Perikanan (DPKHP) Kabupaten Cianjur, mengakui masih kekurangan dokter hewan.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veterniner DPKHP Kabupaten Cianjur, Ade Dadang Kusmayadi, mengungkapkan, dibutuhkan sekitar tujuh dokter hewan dengan melihat wilayah Kabupaten Cianjur yang sangat luas.
“Sekarang baru ada dua (dokter hewan,red) di bidang (Kesehatan Hewan,red),” katanya kepada Cianjur Ekspres, Kamis 7 Mei 2026.
Menurut Ade, kebutuhan dokter hewan tersebut untuk memenuhi tiga Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) yakni di wilayah Utara (Cipanas), wilayah tengah (Sukanagara), wilayah selatan (Sindangbarang) dan UPTD Rumah Potong Hewan Ruminansia (RPHR) di Agrabinta.
Selain dokter hewan, DPKHP Kabupaten Cianjur juga memerlukan penambahan satu Puskeswan.
“Kondisi saat ini rata-rata Puskeswan membawahi minimal 10 kecamatan, dan diperlukan kembali pembentukan satu Puskeswan,” pungkasnya.












