CIANJUREKSPRES.ID – Hujan deras dengan intensitas tinggi membuat perlintasan Kereta Api di petak Jalan Cibeber-Lampegan, tepatnya di KM 73+9/0, mengalami penggerusan atau gogosan pada Rabu 22 April 2026 malam.
Akibat kejadian tersebut, perjalanan KA Siliwangi (345) relasi Cipatat-Sukabumi hanya hingga Stasiun Cibeber dan tidak dapat melanjutkan perjalanan menuju Sukabumi.
Selain itu, PT. KAI terpaksa membatalkan 6 perjalanan KA Siliwangi relasi Sukabumi–Cipatat yang dijadwalkan beroperasi pada Kamis, 23 April 2026,
Manajer Humasda Daop 2 Bandung, Kuswardojo mengatakan pembatalan perjalanan KA Siliwangi sudah dilakukan sejak, Rabu 22 April 2026 malam dan perjalanan kereta hanya sampai ke Stasiun Cibeber.
“Sejak semalam, dan hari ini ada enam jadwal perjalanan KA Siliwangi yang dibatalkan karena masih dilakukannya perbaikan di lokasi gogosan,” katanya melalui keterangan tertulis, Kamis 22 April 2026.
Kuswardojo mengungkapkan, petugas prasarana masih melakukan penanganan dan pemulihan jalur agar dapat segera dilalui kembali oleh perjalanan kereta api.
“Kita kerahkan seluruh sumber daya yang ada untuk mempercepat proses penanganan di lokasi terdampak. Upaya ini dilakukan agar jalur dapat segera kembali normal dan perjalanan kereta api dapat beroperasi dengan aman,” katanya.
Dia menambahkan, pihaknya melayani pembatalan tiket bagi pelanggan dengan pengembalian bea tiket 100 persen di luar biaya pemesanan dengan waktu pembatalan 7×24 jam dari jadwal KA yang dibatalkan.
“KAI Daop 2 Bandung juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan yang terdampak atas pembatalan perjalanan ini. Proses pembatalan dapat dilakukan melalui loket stasiun maupun pada layanan pelanggan,” katanya.












