CIANJUREKSPRES.ID – Ajang olahraga tarung bertajuk Leindel Combat Sport Vol 2 kembali digelar sebagai wadah bagi para atlet bela diri, khususnya dari Kabupaten Cianjur untuk menunjukkan kemampuan sekaligus meningkatkan daya saing.
Promotor Leindel Combat Sport Vol 2, Mohammad Daylen Setia Putra, mengatakan, kegiatan tersebut tidak hanya melibatkan atlet lokal, tetapi juga menghadirkan pertandingan antar daerah, seperti Cianjur melawan Sukabumi, Bandung, hingga Tangerang.
“Event hari ini memang kami siapkan sebagai wadah bagi atlet Cianjur, sekaligus mempertemukan mereka dengan atlet dari luar daerah seperti Sukabumi, Bandung, dan Tangerang,” katanya, Sabt, 11 April 2026.
Dia menjelaskan, pertandingan yang digelar mencakup dua jenis cabang olahraga, yakni kickboxing dan freestyle boxing, dengan beberapa kelas yang dipertandingkan.
“Kelas yang dipertandingkan cukup beragam, mulai dari kelas 53 kilogram, 61 kilogram, 65 kilogram, hingga 70 kilogram. Jenisnya ada kickboxing dan juga freestyle boxing,” katanya.
Dia menyebut, secara keseluruhan, terdapat sekitar 50 partai pertandingan yang melibatkan kurang lebih 100 atlet dari berbagai daerah.
“Total ada 50 partai, jadi sekitar 100 atlet yang bertanding. Untuk peserta perempuan ada, tapi tidak terlalu banyak, sekitar 15 sampai 20 persen,” ujarnya.
Untuk saat ini, pihaknya telah menyiapkan empat sabuk juara yang diperebutkan dalam ajang tersebut.
“Ada empat sabuk yang kami siapkan, satu untuk freestyle boxing dan tiga untuk kickboxing,” katanya.
Daylen menuturkan, kegiatan itu juga mendapat dukungan dari pemerintah daerah, termasuk kehadiran Ketua KONI Cianjur dalam acara tersebut.
“Alhamdulillah pemerintah daerah sangat mendukung, bahkan Ketua KONI juga hadir. Untuk Bupati sebenarnya direncanakan hadir, tapi berhalangan karena sedang menjalankan ibadah umrah,” katanya.
Menurutnya, Pemerintah Daerah menitip pesan, yakni ke depan Leindel Combat Sport diharapkan bisa digelar secara rutin, baik setiap tahun maupun dalam periode tertentu, sebagai ajang pembinaan atlet lokal.
“Harapannya dari Pemerintah Daerah waktu itu menyampaikan jadi event ini (Leindel Combat Sport) bisa terus berjalan, minimal setahun sekali atau enam bulan sekali, agar atlet-atlet Cianjur punya wadah untuk berkembang,” katanya.
Dia juga menargetkan ajang Leindel Combat Sport itu bisa berkembang ke tingkat nasional dengan menghadirkan sabuk kejuaraan berskala nasional di Cianjur.
“Ke depan kami ingin menghadirkan belt nasional di Cianjur, jadi tidak hanya event lokal saja,” pungkasnya.












