Bawa Miras saat Takbiran Keliling, Belasan Remaja Diamankan Polisi di Cianjur

Polres Cianjur mengamankan belasan remaja yang mengonsumsi minuman keras oplosan saat mengikuti takbiran keliling di Kabupaten Cianjur, Jumat 20 Maret 2026.(Foto: Dok.Polres Cianjur)

CIANJUREKSPRES.ID – Polres Cianjur mengamankan belasan remaja yang mengonsumsi minuman keras oplosan saat mengikuti takbiran keliling di Kabupaten Cianjur, Jumat 20 Maret 2026.

Informasi yang dihimpun Cianjur Ekspres, peristiwa itu terungkap ketika petugas sedang melakukan patroli dan pengamanan malam takbiran. Awalnya, para remaja tersebut terlihat ikut dalam rombongan pawai beduk yang melintas di jalan raya.

Namun, saat diberhentikan untuk diarahkan pulang, petugas menemukan sejumlah plastik dan botol air mineral yang berisi minuman keras oplosan di kendaraan yang mereka tumpangi.

Selain itu, petugas juga menemukan kembang api dan flare di dalam mobil pikap yang digunakan oleh rombongan tersebut.

Kapolres Cianjur, AKBP A. Alexander Yurikho Hadi, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, para remaja itu langsung diamankan setelah kedapatan mengonsumsi miras di tengah kegiatan takbiran.

“Petugas mendapati sekelompok remaja yang mengikuti takbiran keliling sambil menenggak minuman keras. Langsung kami amankan untuk dilakukan pemeriksaan,” katanya.

Dari hasil pemeriksaan, polisi menemukan sekitar 10 kantong miras oplosan. Bahkan sebagian di antaranya sudah dikonsumsi dengan cara dicampur minuman berenergi.

Sementara itu, Kabagops Polres Cianjur, Kompol Iwan Setiawan menyebut, minuman keras tersebut dibeli secara patungan oleh para remaja.

“Mereka urunan, lalu membeli sekitar 10 kantong miras oplosan dengan harga Rp150 ribu,” katanya.

Setelah itu, para remaja tersebut kemudian diberikan pembinaan dan dipanggil orang tuanya.

Polisi menyayangkan tindakan para remaja tersebut, terlebih dilakukan di momen malam takbiran yang seharusnya diisi dengan kegiatan positif.

“Kami lakukan pembinaan dan memanggil orang tua mereka. Sangat disayangkan, di malam Idulfitri justru diisi dengan kegiatan yang membahayakan,” katanya.

Pihak kepolisian juga mengimbau para orang tua untuk lebih mengawasi aktivitas anak-anaknya, terutama saat malam takbiran, agar tidak terjerumus pada perilaku negatif.

“Lebih baik diarahkan untuk melaksanakan takbiran di masjid dan menjauhi minuman keras,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *