CIANJUREKSPRES.ID – Seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Cianjur, diduga menjadi korban kekerasan oleh majikannya di Timur Tengah.
Video berdurasi 3 menit 23 detik tentang kondisi korban dengan sejumlah luka pun beredar di media sosial. Informasi yang dihimpun, korban merupakan warga asal Kecamatan Agrabinta.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Cianjur, Denny Widya Lesmana, mengatakan, pihaknya mendapatkan informasi bahwa ada salah seorang warga Cianjur yang berada di Timur Tengah mengalami dugaan kekerasan, dan videonya viral di beberapa platform medsos,
“Sehingga berdasarkan informasi tersebut, kami langsung menindaklanjuti berkomunikasi dengan pemerintah setempat, dengan pak camat difasilitasi oleh kepala desa, kita sudah terhubung dengan pihak keluarganya,” katanya kepada wartawan di Kantor Disnakertrans Kabupaten Cianjur, Selasa 24 Februari 2026.
“Kemudian kita sarankan untuk menulis surat melaporkan secara resmi, dan surat dari pihak keluarga sudah kami terima, dan kami juga sudah membuat surat tindaklanjut ke Kementerian Luar Negeri agar kasus tersebut segera ditangani,” sambung Denny.
Lebih lanjut dia mengatakan, sebagai informasi selain surat pihaknya juga melakukan koordinasi via telepon dengan teman-teman di Kemenlu dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) yang sudah datang ke lokasi korban.
“Bahkan sudah dilakukan visum, mudah-mudahan berikutnya tinggal proses untuk kepulangan,” kata Denny.
Denny menjelaskan, berdasarkan informasi yang disampaikan pihak keluarga bahwa yang bersangkutan berangkat pada tahun 2023 melalui sponsor perorangan. Padahal seperti diketahui bahwa Pemerintah Pusat sampai saat ini belum mencabut moratorium untuk pekerja migran sektor informal ke Timur Tengah, sehingga sudah dipastikan nonprosedural atau ilegal.
“Kalau mendapatkan kekerasan itu sendiri memang belum terinci di laporan yang disampaikan, namun kalau yang disampaikan pihak keluarga, dalam beberapa bulan terakhir mengalami kekerasan, kemudian yang bersangkutan ini kabur dari rumah majikan dan dibantu oleh tetangganya sehingga diantarkan ke rumah sakit terdekat,” paparnya.
“Untuk kondisinya memang sangat mengkhawatirkan, di sekujur tubuhnya penuh luka lebam. Tapi saat ini sudah ditangani oleh pihak rumah sakit setempat, mudah-mudahan yang bersangkutan cepat diberikan kesehatan sehingga nanti bisa segera pulang ke keluarganya,” tambah Denny.(dik/dys)












