Bidpora Disdikpora Cianjur Ditarget PAD Rp167 Juta Selama 2026

Kepala Bidang Pora Disdikpora Kabupaten Cianjur, Dera Firman Fachruzi
Kepala Bidang Pora Disdikpora Kabupaten Cianjur, Dera Firman Fachruzi.(Cianjur Ekspres/Moch Nursidin)

CIANJUREKSPRES.ID – Bidang Pemuda dan Olahraga (Bidpora) Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp167 juta pada 2026.

Meski optimistis mampu mencapai 100 persen, sejumlah kendala seperti momen Ramadan dan musim hujan diprediksi memengaruhi tingkat pemanfaatan fasilitas olahraga yang menjadi sumber pendapatan.

Kepala Bidang Pora Disdikpora Kabupaten Cianjur, Dera Firman Fachruzi, mengatakan, target PAD 2026 dipatok kurang lebih Rp167.000.000. Dia berharap capaian tahun ini lebih baik dibanding 2025 yang hanya terealisasi sekitar 95 persen.

“Target PAD 2026 kurang lebih di angka Rp167 juta. Tahun 2025 kemarin kita hanya mencapai 95 persen, mudah-mudahan di 2026 ini bisa mencapai 100 persen,” ujarnya kepada Cianjur Ekspres, Rabu, 18 Februari 2026.

Namun demikian, dia mengakui awal tahun menjadi periode yang cukup menantang. Setiap memasuki Ramadan, aktivitas penyewaan dan penggunaan fasilitas olahraga cenderung menurun.

“Kalau sudah menghadapi Ramadan pasti ada kendala. Seperti Lapangan Badak Putih yang biasanya dipakai pagi dan siang hari, otomatis kemungkinan berkurang tidak seperti bulan-bulan biasanya,” katanya.

Selain faktor Ramadan, musim hujan juga menjadi hambatan, terutama bagi fasilitas terbuka seperti Badak Putih. Meski demikian, pihaknya tetap optimistis target PAD dapat tercapai.

Untuk mendukung pencapaian tersebut, Bidang Pora menyiapkan sejumlah program pada 2026, diantaranya sosialisasi kepemudaan untuk menekan kenakalan remaja, meningkatkan nasionalisme, dan memperkuat kekompakan generasi muda.

Selain itu, tetap dianggarkan pemberian alat-alat olahraga kepada masyarakat, pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Wilayah Daerah (Popwilda), serta Pekan Paralimpik Daerah bersama NPCI.

Dalam upaya mengejar target PAD, Disdikpora juga akan berkolaborasi dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia Kabupaten Cianjur (KONI).

Adapun sumber PAD berasal dari pengelolaan tiga fasilitas olahraga, yakni Badak Putih, Wiralaga, dan Gelanggang Generasi Muda (GGM).

Saat ini, pembenahan dan peningkatan fasilitas terus dilakukan agar masyarakat dapat menikmati sarana olahraga dengan lebih nyaman sekaligus mendongkrak pendapatan daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *