CIANJUREKSPRES.ID- PERSIB Bandung dijadwalkan menjamu PSM Makassar pada laga tunda pekan ke-8 Super League 2025/2026 yang akan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu, 27 Desember 2025. Mengacu pada ketentuan yang berlaku, pertandingan tersebut akan dilaksanakan tanpa kehadiran suporter tim tamu.
Head of Communication PT Persib Bandung Bermartabat, Adhi Pratama, menegaskan bahwa larangan kehadiran pendukung tim tamu merupakan regulasi resmi yang wajib ditaati seluruh pihak. Ia mengimbau kepada suporter PSM Makassar agar tidak memaksakan diri datang ke Stadion GBLA demi menjaga keamanan dan kelancaran jalannya pertandingan.
Adhi menyampaikan bahwa aturan tersebut dibuat untuk kepentingan bersama dan bertujuan menciptakan suasana pertandingan yang aman serta kondusif. Ia berharap seluruh pihak dapat bekerja sama dengan menghormati regulasi yang telah ditetapkan sehingga laga penting ini dapat berlangsung dengan tertib.
Ketentuan larangan suporter tamu tersebut merujuk pada Regulasi Liga 1 musim 2025/2026 Pasal 5 tentang Keamanan dan Kenyamanan Ayat 7, serta Pasal 141 Kode Disiplin PSSI Tahun 2023. Aturan ini juga menjadi dasar keputusan Komisi Disiplin PSSI yang hingga kini masih diberlakukan.
Lebih lanjut, Adhi menegaskan bahwa PERSIB sebagai pihak tuan rumah tidak bertanggung jawab atas risiko atau kerugian yang dialami suporter tim tamu apabila tetap nekat hadir ke stadion. Setiap suporter tamu yang datang akan dipulangkan tanpa pengecualian, termasuk bagi yang telah mengantongi tiket pertandingan, dan tidak akan diberikan kompensasi apa pun.
Ia juga mengingatkan bahwa pelanggaran terhadap regulasi tersebut berpotensi menimbulkan sanksi yang dapat merugikan berbagai pihak. Oleh karena itu, Adhi mengajak seluruh elemen sepak bola untuk bersama-sama menaati aturan yang telah disepakati.
Dengan kepatuhan terhadap regulasi, PERSIB berharap laga kontra PSM Makassar dapat berlangsung aman, tertib, serta menampilkan kualitas permainan terbaik di lapangan. Hal ini sekaligus menjadi wujud komitmen bersama dalam membangun iklim sepak bola Indonesia yang lebih dewasa dan bertanggung jawab.












