CIANJUREKSPRES.ID – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cimacan Kabupaten Cianjur terus berkomitmen melaksanakan Gerakan Poe Ibu (Sapoe Sarebu) seperti yang dilaksanakan pada Senin 9 Maret 2026.
Direktur RSUD Cimacan, Dr. Cok Gd Agung Dharma Putra, menegaskan, Gerakan Rereongan Poe Ibu RSUD Cimacan menjadi wujud nyata kepedulian, kebersamaan, dan semangat gotong royong dalam membantu sesama.
“Satu langkah kecil kita, berarti besar bagi orang lain,” katanya dikutip.
Seperti diketahui, Pemerintah Kabupaten Cianjur resmi meluncurkan Gerakan Poe Ibu (Sapoe Sarebu), sebuah inisiatif sosial yang menghidupkan kembali semangat rereongan atau gotong royong warga untuk membantu sesama, khususnya di bidang kesehatan dan pendidikan.
Bupati Cianjur dr. Wahyu didampingi Wakil Bupati, Ramzi memimpin peluncuran gerakan Poe Ibu dalam Apel Hari Kesadaran Nasional di halaman Pendopo Cianjur, Jumat 17 Oktober 2025.
Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian, menegaskan, bahwa Gerakan Poe Ibu merupakan bentuk nyata kepedulian sosial masyarakat Cianjur yang lahir dari nilai-nilai luhur budaya Sunda seperti silih asah, silih asih, silih asuh, dan silih jagaan.
“Gerakan ini bukan pungutan atau kewajiban, melainkan ajakan sukarela untuk saling membantu. Kebersamaan kecil yang dilakukan banyak orang dapat membawa perubahan besar, terutama bagi warga tidak mampu yang membutuhkan bantuan cepat dan tepat,” ujarnya.












