Bapenda Cianjur Catat Realisasi Pajak Daerah hingga Juni 2026 Rp184 Miliar

Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Cianjur, sudah menyusun berbagai langkah strategis menggenjot pendapatan asli daerah (PAD) tahun ini.(Foto: Kantor Bapenda Cianjur)

CIANJUREKSPRES.ID – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Cianjur mencatat realisasi pajak daerah periode januari sampai dengan menjelang akhir Juni 2026 sudah mencapai sekitar Rp184 miliar atau 42,84 persen dari target Rp429,5 miliar.

“Sampai hari ini untuk keseluruhan capaian pajak daerah 42,84 persen atau Rp184 miliar,” ujar Kepala Bidang Pendataan dan Penetapan Pajak Daerah Bapenda Kabupaten Cianjur, Lucky Hermansyah kepada Cianjur Ekspres, Rabu 24 Juni 2026.

Dia mengungkapkan, realisasi untuk sektor Pajak Mineral Bukan Logam Batuan mencapai sekitar 79,37 persen. Sedangkan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sekitar 30,22 persen.

“Khusus untuk PBB akan naik, rata-rata pembayarannya di Agustus dan September. Karena di akhir September jatuh tempo, kebanyakan pembayaran naik dua bulan sebelum jatuh tempo,” kata Lucky.

Sementara itu untuk realisasi opsen pajak kendaraan bermotor (PKB) dan BBNKB baru mencapai 43,81 persen atau kurang lebih Rp57 miliar.

“Sekarang memang Bapenda Cianjur dengan pihak kepolisian dan Bapenda Provinsi sering melakukan giat operasi gabungan di beberapa titik untuk meningkatkan kepatuhan pembayaran dalam hal pajak kendaraan bermotor. Salah satu yang menaikkan pendapatan (pajak daerah,red) dari opsen PKB dan BBNKB,” ungkap Lucky.

Dia pun tidak memungkiri kondisi ekonomi saat ini mempengaruhi terhadap pembyaran pajak. Salah satunya dari sektor hotel, restoran dan lainnya. Dimana tingkat okupansi hotel berkurang, meskipun banyak libur tapi tidak terlalu siginfikan.

“Kami optimis sampai dengan akhir tahun mencapai target, upaya-upaya terus kami lakukan, evaluasi setiap bulan,” kata Lucky.(dys)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *